SDN Tunjungsekar Pesimistis Masuk 5 Besar Unas
Kepala SDN Tunjungsekar 1 Sukarji pesimistis siswanya bisa menembus lima besar ujian nasional (Unas) se-Jawa Timur.
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Parmin
Menurutnya, interval nilai tertinggi dan terendah siswanya sangat jauh. "Ada siswa yang memperoleh nilai rata-rata 9, tetapi nilai terendahnya ada yang 3," kata Sukarji, Senin (25/2/2013).
Karena itu, Sukarji tidak berani muluk-muluk menarget masuk jajaran nilai tertinggi di Provinsi. "Target maksimal, tetapi harus realistis. Kalau khawatir siswa tidak lulus pasti ada," ujarnya.
Berdasarkan hasil tryout pertama, Sukarji memang belum puas dengan hasilnya yang rata-rata nilai siswa berada di tengah-tengah. Untuk itu dia melakukan pemantapan ekstra untuk mendorong siswa kurang mampu akademik. "Kami juga bekerja sama dengan orangtua untuk sama-sama menyukseskan UN ini," tukasnya.
Sementara itu, Kepala SDBI Tlogowaru Lilik Sulistyowati menambahkan, pihaknya sudah melakukan yang terbaik.
Beberapa program pemantapan Unas yang dilakukan Lilik seperti melaksanakan bimbel tambahan dengan menggandeng Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) yg ada di Malang.
"Juga kami adakan program Parenthing dan komunikasi dengan orang tua agar membantu kami menyiapkan siswa," ujarnya.