UM Dorong Publikasi Karya Ilmiah
Orang dari luar negeri juga bisa melihatnya karena ada pengantar Bahasa Inggris,”
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Adi Agus Santoso
“Sistem informasi kami yang semakin baik membantu pencapaian peringkat tersebut,” ujar Rektor UM, Suparno, Kamis (21/2/2013). Publikasi karya ilmiah merupakan satu di antara poin pemeringkatan universitas.
Untuk terus mendongkrak peringkat UM tengah menggalakan publikasi karya ilmiah. “Kami mewajibkan mengupload karya ilmiah dosen, sebagai syarat kenaikan pangkat ke sistem informasi. Jika ini tidak dilakukan, maka dihitung belum memenuhi syarat,” katanya.
Dari sistem informasi, soft copy karya ilmiah tersebut harus diupload dalam publikasi ilmiah. Rektor asal Bandung, Tulungagung ini menambahkan, seluruh karya ilmiah harus dilengkapi dengan abstrak berbahasa Ingris. Tujuannya untuk meningkatkan kunjungan dari luar negeri.
“Nantinya, karya-karya ilmiah UM tidak hanya orang Indonesia yang mengakses. Orang dari luar negeri juga bisa melihatnya karena ada pengantar Bahasa Inggris,” tambahnya.
Suparno berharap, dengan publikasi ini peringkat UM semakin tahun semakin membaik. Posisi 12 menempatkan UM sebagai universitas eks IKIP (Institut Keguruan Ilmu Pendidikan) terbaik.
Webometrics adalah sebuah situs yang melakukan pemeringkatan universitas di seluruh dunia berdasarkan parameter digital. Setiap tahun Webometrics mengeluarkan dua kali rilis pemeringkatan, yaitu pada Januari dan Juli.