Para Budhis Lepas 800 Pipit
Keluarga saya semua ikut. Karena kami percaya akan ritual ini membawa kebagian bagi kami,
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Adi Agus Santoso
Pelepasan burung tersebut sebagai simbol menolong, atau membebaskan makluk lain yang selama ini masih terkungkung. Para Budhis menilai, ritual pelepasan hewan wajib sebagai wujud cinta kasih kepada sesama.
Thomas Buyung, pemimpin ritual mengatakan, pelepasan 800 burung pipit juga sebagai simbol datangnya tahun ular air pada 2013 ini. Sebelum dilepas, burung yang dibeli di Pasar Splendid dibacakan doa keselamatan dan kesejahteraan disebuah meja yang juga terlihat buah apel, pear dan jeruk.
Menurut Thomas, ketiga jenis buah itu memiliki makna tersendiri. Apel sebagai simbol keselamatan, Pear simbol kesejahteraan dan jeruk simbol kebahagiaan. "Ritual ini untuk menghindari mara bahaya di tahun ular air, agar semuanya mendapatkan kehidupan lebih baik," kata Thomas.
Setelah melepas burung, ritual dilanjutkan dengan pertobatan yang disebut sutra intan dan Bhayshaja, yaitu pertobatan yang mengakui semua dosa-dosa yang dilakukan para budhis setahun lalu. "Sehingga di tahun ini, semuanya menjadi bersih dan kembali ke nol lagi," akunya.
Terlihat sekitar 30 budhis khusyuk membaca doa-doa di ruang sembahyang Budha. Selanjutnya, sembahyang dilanjutkan dengan sutra pelenyap karma dengan tujuan agar panjang umur.
Salah satu Budhis Ang Tek Shien menambahkan, ritual seperti ini dilakukan setiap tahun. Pengusaha tahu ini percaya, apabila mengikuti ritual secara rutin, pintu rizki akan dibuka semakin lebar. "Keluarga saya semua ikut. Karena kami percaya akan ritual ini membawa kebagian bagi kami," katanya.
Bahkan Ang Tek Shien menganggap, pelepasan burung sebagai wujud penggambaran keadaan manusia. Misal seorang budhis yang memberikan burung dalam keadaan sehat, maka burung itu akan terbang jauh. Sedangkan apabila penyumbang burung dalam keadaan sakit, maka burung tersebut menjadi lumpuh bahkan mati. "Tadi ada dua burung yang mati, beberapa juga tidak bisa terbang," ucapnya.