UM Buka Program Joint Degree dengan Nanjing Normal University
Program strata satu (S1) ini mulai dilaksanakan tahun ini dengan target 10-15 mahasiswa
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Satwika Rumeksa
Program strata satu (S1) ini mulai dilaksanakan tahun ini dengan target 10-15 mahasiswa. Sistem pelaksananya, yaitu dua tahun belajar di UM dan dua tahun belajar di Nanjing Normal University China.
Wakil Rektor IV bidang kerja sama UM Dr.I Wayan Dasna mengatakan, program ini sudah disosialisasikan kepada siswa calon mahasiswa baru baik melalui website atau datang langsung ke sekolah.
Nanjing Normal University merupakan pilihan UM karena kampus di pinggir danau itu memang konsen di bidang ekonomi dan bisnis. Karena itu mahasiswa yang bisa mebgikuti program ini juga mahasiswa dari ekonomi dan bisnis. "Nanjing Normal University juga salah satu kampus tua di China. Kualitasnya sudah tidak bisa diragukan lagi," kata Wayan Rabu (13/2/2013).
Penandatanganan kerja sama antara UM dan Nanjing Normal University sudah dilakukan Sejak Juni 2012. Saat ini UM telah menyiapkan dosen dan kurikulum internasionalnya. "Karena joint degree, maka bahasa yang digunakan bahasa Inggris. Tapi kami sudah siap semua itu," ucapnya.
Dia katakan, program ini sangat penting untuk memberikan pengalaman internasional kepada mahasiswa. Sayangnya program ini bukan beasiswa. Seluruh biaya pendidikan ditanggung mandiri oleh mahasiswa.
Biaya program joint degree yaitu Rp 14 juta per tahun selama kuliah di UM dua tahun. Selanjutnya kuliah dilanjutkan dua tahun di China dengan biaya 28500 rmb/tahun.
Biaya program ini termasuk lebih mahal dibanding biaya kuliah reguler di UM. Bahkan bisa empat kali lipat lebih tinggi. Namun, Wayan menjamin, pengalaman internasional yang diperoleh nantinya akan sebanding dengan biaya pendidikan yang dikeluarkan.
Program ini yang dilakukan UM merupakan pertama kalinya. Ke depan, kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri akan dikembangkan lagi untuk jurusan-jurusan lain seperti MIPA atau Teknik.