Dewan Panggil Dinas PU Masalah Jembatan Cemorokandang
Rencananya, komisi C juga akan memanggil kontraktor pada 14 Februari mendatang untuk klarifikasi masalah ini.
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Satwika Rumeksa
Pemanggilan Jarot untuk mempertanggungjawabkan atas buruknya kualitas jembatan Cemorokandang senilai Rp 13 miliar lebih.
Menurut anggota komisi C DPRD Syaiful Rusdi, masalah kualitas jembatan tidak bisa diremehkan. Pihaknya bahkan akan menyelidiki ada permainan apa dibalik mega proyek ini. "Kami harus tahu masalah ini. Jadi harus ada entry point siapa yang sengaja memperburuk kualitasnya," katanya.
Saat melakukan inspeksi mendadak Selasa (5/2/2013) kemarin, Syaiful dan komisi C lainnya kaget. Konstruksi bangunan sangat buruk, sudah mengelupas, dan beberapa bagian telah ambrol. "Saya mencoba menendang plengsengan dengan tidak menggunakan tenaga sama sekali, ternyata rompal (hancur)," urainya.
Dalam pertemuanya dengan Jarot, Komisi C meminta agar pihak PU lebih tegas mengawasi pengawasan proyek. Mengenai kerusakan pada jembatan cemorokandang yang baru diresmikan sebulan lalu, adalah tanggungjawab kontraktor. "Itu masih dalam masa perbaikan. Harus diperbaiki segera karena itu fasilitas umum," tegasnya.
Rencananya, komisi C juga akan memanggil kontraktor pada 14 Februari mendatang untuk klarifikasi masalah ini.
Suprapto, anggota komisi C lainnya menambahkan, akan merekomendasikan ke Walikota Malang untuk memblacklist (mendata hitam) kontraktor yang membelot. "Kami memberi rekomendasikan itu. Tetapi keputusan tetap di tangan eksekutif," ujarnya.
Selain proyek jembatan Cemorokandang, belum ada penemuan proyek lain yang mencurigakan. Pembangunan jembatan Kedungkandang belum nampak ada kecurigaan.