Awas Penipu Keluar Masuk di Balai Kota Malang
Setelah sadar terkena tipu, Galuh langsung masuk balaikota Malang dan menanyakan ciri-ciri pelaku
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Rudy Hartono
Korban asal Nganjuk tersebut mengaku kehilangan sebuah ponsel nokia seharga Rp 1 juta. Menurut penuturannya, pelaku adalah teman barunya yang baru dikenal beberapa minggu lalu. "Saya naik angkot bersama dia, lalu dia pinjam ponsel saya dan masuk balaikota. Ternyata tidak kembali-kembali," ujar Galuh.
Setelah sadar terkena tipu, Galuh langsung masuk balaikota Malang dan menanyakan ciri-ciri pelaku kepada petugas Satpol PP. "Pria itu bernama Bayu, tingginya sekitar 172 cm, berkulit hitam, dengan memakai baju berwarna putih dan celana coklat," katanya.
Untuk mengetahui pelaku, petugas Satpol PP langsung melakukan pemeriksaan seluruh lokasi. Sayangnya pelaku sudah kabur. Pemantauan dilanjutkan ke rekaman CCTV yang selama ini terpasang di area Balaikota Malang.
Salah satu petugas yang menjaga pos Satpol PP Balaikota Malang, Shandi mengaku, kejadian penipuan dengan motif serupa telah terjadi di Balaikota sekitar empat kali.
"Pelaku lewat pintu masuk sebelah kiri, sementara petugas Satpol PP menjaga di pos sebelah kanan. Motif seperti ini dengan pelaku kabur di Balaikota Malang dulu sudah pernah terjadi," tandasnya.