Kemampuan Komunikasi Penting Bagi Siswa
Kemampuan berkomunikasi ternyata jauh lebih penting dikuasai siswa daripada kemampuan akademik.
Tayang:
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Titis Jati Permata
SURYA Online, MALANG - Kemampuan berkomunikasi ternyata jauh lebih penting dikuasai siswa daripada kemampuan akademik.
Hal itu disampaikan para trainer dan motivator dari Surplus motivation institute Malang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Malang.
Lembaga pelatihan yang dibentuk sejak 2010 itu memberi pelatihan Public Speaking kepada 50 siswa SMKN 4, Minggu (27/1/2013). .
Salah satu motivator, Faizal Surplus MBA mengatakan, ada tiga jenis komunikasi yang harus dikuasai seseorang.
Komunikasi pribadi, antar personal dan public speaking. Di antara ketiga jenis komunikasi itu, yang paling sulit dilakukan seseorang adalah public speaking atau berbicara di depan umum.
"Penghambat seseorang berbicara di depan umum karena tidak percaya diri. Takut dikritik, ditertawai, diledekin, dan lainnya. Mindset itu yang harus dihapus," kata Faizal di aula SMKN 4, Minggu (27/1/2013).
Apabila hal-hal yang dikhawatirkan itu muncul, maka yang harus dilakukan adalah mengubah kata takut menjadi pasti, misalnya pasti dimarahin, pasti ditertawai, pasti dikritik.
"Kalau midsetnya sudah pasti, maka akan menjadi wajar jika hal itu yang terjadi," tekannya.
Ada hal penting yang harus dikuasai seseorang apabila ingin sukses berbicara di depan umum, yaitu persiapan.
Idealnya seseorang membutuhkan waktu dua minggu agar bisa tampil maksimal. Menguasai materi, belajar gesture, intonasi, dan mimik menjadi hal penting.
"Tetapi tergantung juga dengan jam terbang. Semakin sering berbicara di depan umum, maka kemampuan akan semakin terasah," bebernya.
Berlatih menjadi public speaker handal juga butuh komitmen serius. Setidaknya butuh waktu tiga bulan agar benar-benar bisa mengusai publik.
Selain SMKN 4, ada 20 sekolah yang akan diberi pelatihan sejenis, di antaranya SMAN 3, SMKN 8, SMK Singosari dan lainnya.
KOMENTAR