Kasek SD-SMP Eks RSBI Bingung Pendanaan
Terkait rencana pembiayaan tahun ajaran 2013, Lilik menyerahkan semuanya pada pemerintah dan orangtua siswa.
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Satwika Rumeksa
Selama berstatus RSBI, sekolah memang diberi kewenangan untuk menarik pungutan dari masyarakat. Namun, ketika status RSBI dicabut, maka secara otomatis, wajib belajar 9 tahun harus dijalankan. Dengan begitu, maka tidak ada lagi pungutan yang bersumber dari masyarakat untuk jenjang SD dan SMP.
Keputusan itu memang membuat beberapa Kepala SD dan SMP ex RSBI bingung. Sebab, hasil partisipasi masyarakt merupakan mengyongkong terbesar seluruh biaya operasional sekolah. "Ini yang kami bingungkan. Kalau SMA mungkin tidak ada pengaruh berarti, tetapi bagi kami tentu menjadi masalah sendiri," kata Lilik Sulistyowati, Kepala SDN Tlogowaru, Rabu (16/1/2013).
Dia akui, biaya operasional sekolah yang tinggi tidak bisa tercukupi hanya dari pemerintah yang angkanya cenderung dinilai minim. "Kecil jumlahnya. Kami belum bisa mengatakan apa-apa selain menunggu instruksi pusat harus bagaimana," ungkapnya.
Sama seperti sekolah lain yang statusnya RSBI, biaya uang gedung di SDN Tlogowaru Rp 5-7 juta dan SPP Rp 250.000. Biaya SPP itu sudah termasuk antar jemput dengan bus sekolah. "Juga meminjam buku pelajaran, fasilitas kegiatan ekstrakurikuler seperti kolam renang juga gratis," tegasnya.
Terkait rencana pembiayaan tahun ajaran 2013, Lilik menyerahkan semuanya pada pemerintah dan orangtua siswa. "Kami tetap membutuhkan partisipasi masyarakat untuk menjaga dan meningkatkan kualitas," pungkasnya.
Di sisi lain, Kepala SMPN 5 RV Sudharmanto menambahkan, apabila digratiskan, maka pemerintah harus siap menanggung seluruh kebutuhan sekolah. "Tapi itu apa mungkin, keuangan daerah belum mencukupi itu," ujarnya. Sedangkan BOSDA hanya Rp 21.500 per siswa per bulan.
Sementara menunggu kebijakan pusat, Sudharmanto masih menggunakan sistem RSBI , baik sistem pembelajaran dan biaya pendidikan sampai tutup tahun ajaran. Di Kota Malang ada tiga SD yang berstatus RSBI yaitu SDN Tlogowaru, SDN Tunjungsekar 1, dan SDN Kauman 1. Sedangkan SMP RSBI adalah SMPN 1, SMPN 3 dan SMPN 5.