Kasek Pesimis UN Bisa Dimajukan
"Tidak mungkin di kelas XI bisa menghabiskan semua mata pelajaran, itu sulit sekali dilakukan,"
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Adi Agus Santoso
Tri Suharno, Kepala SMAN 4 menuturkan, tidak mungkin UN bisa dilaksanakan pada kelas XI. Selain harus mengubah sistem, Tri mengkhawatirkan ketidaksiapan siswa. "Kalau UN akan dipercepat, berarti sistem pembelajaran siswa seperti siswa akselerasi," kata Tri, Selasa (15/1/2013.
Apabila menggunakan sistem akselerasi, dia ragu semua siswa bakal siap menghadapi sistem itu. "Kelas akselerasi tidak semua siswa bisa, rencana itu harus benar-benar dikaji secara dalam," ujarnya.
Tidak hanya terkait kesiapan siswa, jumlah mata pelajaran juga menjadi persoalan sendiri. "Tidak mungkin di kelas XI bisa menghabiskan semua mata pelajaran, itu sulit sekali dilakukan," terangnya.
Di lain pihak, Kepala SMAN 7 Asri menilai rencana pemerintah itu masih terlalu mentah. Bahkan tujuan memajukan UN juga kurang jelas. "Katanya tujuannya untuk menyiapkan siswa masuk perguruan tinggi, padahal prosedur SNMPTN menggunakan nilai rapor mulai semester 1-5," kata Asri.
Seperti diketahui, pemerintah berencana memajukan jadwal UN setahun lebih cepat, yaitu saat siswa di kelas XI. Tujuanya, agar siswa di kelas XII bisa konsen menyiapkan diri masuk perguruan tinggi (untuk SMA) dan menghadapi dunia kerja (untuk SMK).