Polinema Buka Dua Prodi Magister Terapan
Tundung juga telah menunjuk Dr Kartika Dewi Sri Susilowato,SE, MBA sebagai koordinator program
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Satwika Rumeksa
Direktur Polinema, Ir.Tundung Subali Patma MT mengatakan, pihaknya sengaja membuka prodi magister terapan karena tingginya permintaan, terutama dari alumni. Karena itulah, pihaknya berani mengajukan izin pembukaan prodi baru ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti). "Bagi alumni Polinema, memang sangat sulit untuk melanjutkan pendidikan karena terbatasanya Prodi, karena itu kami membuka prodi magister terapan ini," kata Tundung, Jumat (4/1/2013).
Syarat untuk menempuh pendidikan magister terapan (MT) ini yakni lulusan D-4/S1 dari bidang ilmu sejenis. Adapun masa pendidikannya yaitu 2 tahun atau 4 semester dengan sistem reguler.
Untuk tahap awal, Polinema hanya membuka satu kelas untuk satu prodi. Artinya satu prodi magister terapan hanya akan menampung maksimal 25 mahasiswa baru. "Karena terbatasnya tenaga pengajar kami juga," ujarnya.
Untuk menjalankan program magister terapan ini, Polinema serius menyiapkan tenaga pengajar yang berkompeten. Salah satunya, menyekolahkan dosen yang belum bergelar doktor. Saat ini, jumlah dosen bergelar doktor ada 16 orang dan 54 dosen lainnya tengah menempuh pendidikan lanjutan untuk mendapatkan gelar doktor.
Tundung juga telah menunjuk Dr Kartika Dewi Sri Susilowato,SE, MBA sebagai koordinator program magister terapan tentunya dengan dukungan seluruh dosen lainnya.
Selain dua prodi Magister Terapan, tahun ini Polinema juga melaunching tiga prodi baru yaitu D-4 Teknik Mesin Produksi dan Perawatan, D-4 Teknologi Kimia Industri, dan D-4 Usaha Perjalanan Wisata. Tundung berjanji, ke depan akan membuka lebih banyak lagi prodi-prodi baru lainnya.