Server PDSS Lelet, Sekolah Kesulitan Memasukkan Data Siswa
Akibat sistem lelet, Shulton baru berhasil memasukkan 5 persen siswanya. Untuk mempercepat pengisian PDSS
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Satwika Rumeksa
PDSS merupakan rekam jejak siswa dan sekolah mulai nilai rapor X semester I-V dan prestasi-prestasi non akademik lainnya. PDSS ini akan menjadi data pertimbangan panitia SNMPTN dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) untuk menyeleksi mahasiswa baru.
M.Shulton, Kepala SMAN 3 Kota Malang mengungkapkan, pihaknya kesulitan mengakses ke laman PDSS di http://pdss.snmptn.ac.id. Penyebabnya, akses ke laman tersebut kerap error. "Susah masuk ke laman itu, mungkin karena banyak sekolah yang sama-sama mengakses, jadi bermasalah," kata Shulton, Kamis (3/1/2013).
Untuk masuk ke laman PDSS, Shulton berusaha memaksimalkan waktu sore dan malam hari. Untuk pagi dan siang hari sore dipastikan tidak bisa terhubung karena bersamaan dengan sekolah-sekolah lain. "Kami mencari-cari waktu yang sepi agar bisa masuk laman itu, sore dan malam hari lebih sepi dari dari waktu lainnya," ujarnya.
Akibat sistem lelet, Shulton baru berhasil memasukkan 5 persen siswanya. Untuk mempercepat pengisian PDSS, Shulton akan meminta siswanya mengisi sendiri dengan didampingi dan diawasi guru IT masing-masing. "Supaya lebih cepat, tapi tetap kami awasi agar tidak ada pemalsuan nilai," janjinya.
Tri Suharno, Kepala SMAN 4 mengatakan, belum memasukkan data siswa ke laman PDSS. "Kami masih proses penyusunan pengumpulkan data siswa dulu," ujar Tri.
Rencananya, data siswa baru akan dientry ke laman PDSS bulan ini. Kendati belum melakukan pengisian PDSS, diakuinnya masuk ke laman PDSS memang sedikit sulit. "Karena memang diakses semua sekolah, jadi sedikit lemot," tambahnya.
Jadwal pengisian PDSS mulai 17 Desember 2012 hingga 8 Februari 2013. Sedangkan waktu pendaftaran siswa pada 1 Februari 203 hingga 8 Maret 2013. Proses seleksi 9 maret-27 Mei 2013 dan pengumuman hasil 28 Mei 2013.