Alumni UB Belum Dapat Jaminan Kerja
Rencana kerja sama untuk perekrutan alumni baru akan dicanangkan pada 2013 nanti
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Satwika Rumeksa
Meski memiliki mahasiswa terbanyak (15.000 setiap tahunnya), para mahasiswa nyatanya belum memperoleh jaminan kerja. UB belum berhasil menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan untuk merekrut alumni UB sebagai karyawan.
Diakui Nia Kurniawan, sekretaris Job Placement Center (JPC) UB, pihaknya hanya menyediakan informasi pekerjaan dari 650 perusahaan yang telah terjaring JPC. Namun belum ada kerja sama untuk merekrut alumni UB. "Menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan agar merekrut alumni UB masih kami pikirkan," kata Nia usai menghadiri seminar 'kiat-kiat menghadapi dunia kerja' di aula gedung A FIA UB, Kamis (20/12/2012).
Rencana kerja sama untuk perekrutan alumni baru akan dicanangkan pada 2013 nanti. Saat ini, JPC masih mencari pola yang sesuai. "Tidak hanya perusahaan dalam negeri, kami juga berencana membuka link pekerjaan ke perusahaan-perusahaan luar negeri," janji Nia.
Sejauh ini, yang bisa dilakukan JPC yakni memberi pelatihan menghadapi dunia kerja, praktik wawancara kerja, dan menyediakan job fair setiap tahunnya. Sayangnya, kegiatan itu dinilai kurang efektif, lantaran perusahaan tidak mau memberikan data berapa besar alumni UB yang sudah terserap. "Sampai saat ini, kami pun belum memiliki data berapa persen alumni UB yang sudah bekerja, di perusahaan apa san sebagai apa kami belum tahu," ungkapnya.
Nia berharap, UB segera mewujudkan kerja sama dengan perusahaan agar bisa menjamin pekerjaan bagi alumninya. Inginya, sebelum diwisuda, mahasiswa sudah tercatat diterima kerja.
Salah satu mahasiswa UB, Aditya Rizky mengaku was-was tidak memperoleh pekerjaan usai diwisuda nanti. "Ya harus berjuang sendiri. Seharunya UB membantu mahasiswa agar memperoleh pekerjaan dengan cepat," ujar Rizky, mahasiswi prodi Administrasi Publik semester 9.
Tidak seperti UB, Politeknik Negeri Malang (Polinema) justru menjamin mahasiswanya memperoleh pekerjaan. Sebelum dinyatakan lulus, rata-rata 90% hingga 97,5% calon wisudawan sudah diterima kerja di perusahaan-perusahaan berskala nasional.
"Setiap saat, ada tawaran pekerjaan dari perusahaan. Jadi sewaktu-waktu mahasiswa bisa mengikuti tes tanpa harus menunggu diwisuda. Setelah wisuda, mereka bisa langsung bekerja," kata Direktur Polinema, Ir.Tundung Subali Patma, MT.