Cegah Korupsi Sejak Dini Dengan Mewarnai Kejujuran
Di Tengah-tengah mewarnai, para anak-anak SD ini juga dihibur dengan musikalisasi puisi tentang kejujuran
Penulis: Lailatul Maulidiyah | Editor: Satwika Rumeksa
Sebelum meminta mereka mewarnai, puluhan anak-anak SD di Kota Malang ini diajak untuk pawai integritas mulai dari gereja Ijen menuju Meusem Brawijaya. dengan membawa keinginan mereka sejak kecil. Ada yang menuliskan ingin jadi presiden, dokter dan lainnya.
Sherly eka novianti (12), siswa SDN Bareng 2 ini sangat serius mengikuti kegiatan ini. Ia terlihat sangat serius mewarnai kaos KPK dan memberikan warna cerah. Seperti warna kuning, hijau dan dan orange.
"Saya suka warnah yang cerah biar semua bisa meilhat tulisan yang ada dikaos tersebut," ujar siswa yang mengaku ingin menjadi dokter ini. Ia juga senang, ternyata ia juga mampu menulis diatas kaos.
Ditengah-tengah mewarnai, para anak-anak SD ini juga dihibur dengan musikalisasi puisi tentang kejujuran dan yang diiringi musik akustik.
Saiful Ulum, Koordinator Komunitas Trapesium mengatakan, memang komunitas ini mempunyai tujuan untuk pencegahan korupsi. Dan itu bisa dilakukan dengan pengetahuan sejak dini.
Menurutnya, selain kegiatan ini, sebelumnya mereka juga sempat masuk ke sekolah-sekolah SD untuk memberikan pemahaman apa itu jujur.
"Karena kami hanya bisa mencegah korupsi, dengan itu korupsi akan diberantas," ujar Saiful.
Sama dengan kepanjangan dari nama komunitas ini, Transformasi, Penyerdasan, dan sinergi untuk masyarakat (trapesium), para anggotanya aktif dalam pengabdian masyarakat dan mendiskusikan masalah didalamya. "Tapi untuk kegiatan pencegahan koripsi, kami aktif satu bulan sekali. Dan rutin masuk ke sekolah-sekolah.
Anggota komunitas ini adalah mahasiswa dari lintas kampus, yang anggoitanya sudah sekitar 100 orang. "Para anggota disini memang mempunyai misi mencegah korupsi," ujar Saiful.