Wali Murid Lapor Anaknya Dianiaya Guru
Munifah mengatakan, Pandu tergolong siswa yang aktif dan terkadang suka mengusili teman-temannya.
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Satwika Rumeksa
Jumat (7/12/2012) siang, seorang walimurid Agus Widodo mengadukan Munifah, guru kelas II B SDN Rampal Celaket 1 telah melakukan kekerasan kepada anaknya Pandu Soeta Angkasa, siswa kelas II B.
Agus melaporkan kasus itu kepada Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Malang, Sri Atika Widowati. Dalam pengaduanya, Agus bercerita, pada Kamis (6/12/2012), Pandu pulang dengan pelipis memar. "Ketika saya tanya, anak saya bilang dipukul gurunya," kata Agus.
Mendapat laporan itu, Atika langsung memanggil Munifah, guru yang diduga melakukan kekerasan dan Kepala SDN Rampal Celaket 1 Ratnaningsih. Atika meminta Munifah dan Ratnaningsih menceritakan hal sebenarnya. "Saya tidak memukul Pandu, dia terbentur tembok dengan sendirinya. Silahkan tanyakan kepada teman-temannya," kata Munifah di depan Atika.
Munifah mengatakan, Pandu tergolong siswa yang aktif dan terkadang suka mengusili teman-temannya.
Ratnaningsih menambahkan, semua guru di sekolahnya sudah dibina untuk tidak ringan tangan kepada siswa. "Jadi tidak ada guru yang melakukan kekerasan di sekolah kami," ucapnya.
Mendengar penjelasan itu, Agus dan Munifah akhirnya berdamai. Menurut Atika, masalah seperti ini hanya salah komunikasi. "Kalau saling dipertemukan seperti ini semuanya jadi jelas. Sudah tidak ada masalah karena memang salah paham," ujar Atika