Pembangunan Gedung Rektorat UM Molor
Rektor UM, Prof.Dr.H Suparno menjelaskan, anggaran untuk termin kedua hingga saat ini belum turun, sehingga pihaknya terpaksa menunda kelanjutan
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Suyanto
Rektor UM, Prof.Dr.H Suparno menjelaskan, anggaran untuk termin kedua hingga saat ini belum turun, sehingga pihaknya terpaksa menunda kelanjutan pembangunan dan memperkirakan penyelesaiannya bakal molor. Terlebih, dana pembangunan bukan bersifat multiyears, sehingga jumlah turunya tidak bisa dipastikan.
Kalau pun anggaran termin kedua turun tahun ini, pembangunan tidak bisa dilanjutkan karena mendekati tutup tahun. "Kemungkinan penyelesaian pembangunan gedung rektorat akan molor dari waktu yang ditargetkan," kata Suparno, Kamis (6/12/2012).
Suparno tidak merinci berapa kebutuhan dana untuk membangun gedung rektorat tersebut. Namun dia perkirakan akan menghabiskan Rp 200 miliar. Dia juga tidak menyebut berapa anggaran yang telah cair pada termin pertama. "Dana ini yang kemarin sempat dipermasalahkan anak-anakku (mahasiswa UM). Mereka kira pembangunan berhenti karena ada sesuatu, padahal uangnya yang belum ada," selorohnya.
Pembangunan gedung rektorat UM dimulai pada Agustus 2012 lalu dengan pelaksana proyek PT Pembangunan Perumahan (Persero) Saat ini, bangunan fisik telah selesai sekitar 15-25 persen.