Dua Tahun, Laporan Keuangan UB Sempurna
Hal itu diungkapkan Imam Safi'I, Kepala Biro Administrasi Keuangan dan perencanaan UB. Pengakuan itu terlontar setelah Direktorat Jenderal
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Suyanto
Hal itu diungkapkan Imam Safi'I, Kepala Biro Administrasi Keuangan dan perencanaan UB. Pengakuan itu terlontar setelah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan RI menyebut salah satu penyebab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) selalu memperoleh predikat disclaimer adalah laporan keuangan perguruan tinggi negeri.
"Kalau UB, sudah dua tahun ini, hasil audit BPK sempurna, yaitu wajar tanpa pengecualian (WTP)," kata Imam Safi'I, Kamis (6/12/2012).
Menurut Imam, predikat WTP tersebut lantaran UB serius menyajikan laporan keuangan dan aset yang dimiliki. Meskipun UB juga pernah memperoleh disclaimer dan wajar dengan pengecualian. "Kami satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia yang memperoleh predikat WTP itu," tandas Imam.
Berdasarkan data dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) wilayah Malang menyebutkan, total aset tetap UB senilai hingga 2011 Rp 3 triliun. "Kalau predikatnya, disclaimer atau WTP, kami tidak tahu karena banyak satuan kerja yang kami bawahi," kata Abdul Malik, Kepala KPKNL.