Mahasiswa UM Raih Juara II KJI dan KBGI
Apabila beban jembatan melebihi kapasitas yakni 5 Kg, maka akan terdengar bunyi sirine dan lampunya berwarna merah
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Adi Agus Santoso
Tim Jurusan Teknik Sipil UM mampu menyabet dua gelar juara dan satu juara kategori, yaitu juara II untuk KJI kategori bentang panjang sekaligus kategori jembatan terkokoh dan Juara II Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) 2012.
Prestasi KJI diraih Handika Setya Wijaya dan Isnani Arifin, keduanya mahasiswa Jurusan Teknik Sipil semester V. Keduanya meraih juara II, dengan karyanya jembatan Bimo Seno. Atas prestasinya itu, Handika dan Isnani memperoleh hadiah uang tunai Rp 7,5 juta dan Rp 3 juta untuk kategori jembatan terkokoh. ”Kami sangat senang, padahal jembatan karya universitas lain pun sangat bagus,” kata Handika, Senin (3/12/2012).
Dalam maketnya, dengan perbandingan 1:100, Jembatan Bimo Seno terbuat dari rotan Kalimantan dengan panjang 1.32 meter, lebar 7 cm, dan lendutan (lengkungan beban) 0,8 mm. Selain komposisi tersebut, Bimo Seno dilengkapi dengan alat sensor yang mampu mendeteksi kelebihan beban jembatan. “Satu-satunya jembatan yang memiliki alat sensor hanya kami, itu memang inisiatif kami,” ujar Handika.
Alat sensornya berupa sirine yang dilengkapi dua lampu. Lampu hijau pertanda jembatan aman, dan lampu merah artinya jembatan dalam kondisi bahaya. “Apabila beban jembatan melebihi kapasitas yakni 5 Kg, maka akan terdengar bunyi sirine dan lampunya berwarna merah,” jelas Isnani.
Sedangkan untuk KBGI ditorehkan Nur Cholis, Ahmad Mifakkul, dan Mushoffi. Bangunan yang mereka namai Duwa Sate, yakni rumah dua lantai yang berbahan kayu jati. Duwa Sate merupakan istilah, konsep rumah dari budaya Jawa dan Madura. “Kami menggunakan sambungan tenon (sate), konsep rumahnya seperti puzzle. Itu mungkin yang membuat kami menang,” ujar Nur Cholis, mahasiswa Semester V Jurusan Teknik Sipil.
Juara I untuk kategori KJI dimenangkan mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) dan juara III mahasiswa dari Politeknik Negeri Malang (Polinema). Sementara untuk kategori KBGI, juara I diraih Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) dan Juara III dari ITS.