ODHA Malang Naik 20 Persen
"Jangan takut kepada penderita HIV/AIDS, mereka juga manusia yang butuh dukungan,”
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Adi Agus Santoso
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Nusindrati MKes, membeberkan secara kumulatif mulai 1997 hingga September 2012, jumlah ODHA yang ada di Kota Malang sudah mencapai 2.363 jiwa, dan 93 di antaranya meninggal dunia.
Pada 2010, jumlah ODHA yang ditemukan dan berobat di Kota Malang mencapai 344 jiwa dan meningkat menjadi 385 pada 2011. "Warga Malang asli hanya 21,9 persen, sedang lainnya pendatang yang berobat di Malang," kata Nusindrati, Jumat (30/11/2012).
Sementara, data ODHA pada 2012 belum diketahui karena Dinkes Kota Malang baru akan merekapnya pada akhir 2012. Adapun penyebab terbesar penyebaran virus HIV/AIDS di Kota Malang masih didominasi hubungan seksual yang mencapai 58,5 persen, jarum suntik 38 persen, dan penularan ibu ke anak sebanyak 3,5 persen.
"Tahun-tahun sebelumnya penyebab penularan HIV/AIDS terbanyak melalui jarum jarum suntik. Namun, beberapa tahun ini lebih cenderung kepada hubungan seksual," urai Nusindrati.
Selama ini, Dinkes telah berubaya menurunkan angka penderita penyakit HIV/AIDS dengan beberapa cara, di antaranya memberikan pengobatan ARV secara gratis, melakukan penyuluhan kesehatan, dan membangun simpati di masyarakat.
Dalam peringatan Hari AIDS se dunia, Sabtu (1/12/2012), Nusindrati mengimbau masyarakat, untuk selalu memberi ruang kepada ODHA. "Jangan takut kepada penderita HIV/AIDS, mereka juga manusia yang butuh dukungan,” ujar Nusindrati.