Mardiati Nyaris Pingsan Teguh Digeruduk Walimurid
Saya tidak bisa berbuat apa-apa, saya serahkan ke UPT dan Dinas Pendidikan. Biarkan mereka yang memberi sanksi
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Satwika Rumeksa
Wali murid tiba-tiba menggeruduk Teguh di ruang guru karena sikapnya yang ringan tangan. Walimurid juga menuntun Teguh pindah atau dimutasi dari sekolah.
Melihat kegaduhan itu, Mardiati yang berada di ruang guru nyaris pingsan. Beberapa guru bahkan ada yang menangis, entah takut atau menyesali kelakuan Teguh.
"Saya punya tekanan darah tinggi. Pak Teguh itu guru baru. Sikapnya itu sudah saya laporkan ke Dinas Pendidikan," kata Mardiati sembari mengelus dadanya.
Dia katakan, sudah beberapa kali menegur Teguh agar tidak ringan tangan. "Tetapi ternyata diulangi lagi. Saya tidak bisa berbuat apa-apa, saya serahkan ke UPT dan Dinas Pendidikan. Biarkan mereka yang memberi sanksi," terangnya.
Mardiati juga meminta maaf apabila lalai memantau perilaku guru dibawah naungannya. "Sebagai kepala sekolah, saya memohon maaf dengan kejadian ini," ungkap Mardiati.
Seperti diberitakan, puluhan wali murid kelas III menggeruduk Djarno Teguh Prasetyo lantaran kerap berlaku kasar ke siswa.