Belajar Keramik Asah Kecerdasan Anak
"Saya cat pakai warna merah, hijau, kuning. Pokoknya saya campur-campur," ujar Fala.
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Adi Agus Santoso
Tidak hanya menikmati, sekitar 50 anak-anak dilatih menciptakan suatu benda dari tanah liat sesuai dengan keinginanya. Ada yang membuat binatang, bunga, dan gambar tokoh yang disukainya.
Menggunakan celemek, anak-anak mulai mencetak tanah liat itu ke dalam cetakan yang disediakan Cinderamata Keramik di kawasan Kampung Keramik Dinoyo, Kamis (29/11/2012).
Dari beberapa cetakan yang disediakan Cinderamata Keramik, anak-anak kebanyakan memilih cetakan berbentuk binatang dan tumbuhan. Seperti yang dilakukan Fala Rizky Wiratama. Bocah lucu itu memilih cetakan berbentuk bintang laut. "Senang bisa membuat ini (bintang laut). Ini hasilnya," kata Fala menunjukkan bintang laut buatanya.
Usai melakukan pencetakkan, anak-anak dibebaskan menghias keramik polos dengan cat air. "Saya cat pakai warna merah, hijau, kuning. Pokoknya saya campur-campur," ujar Fala.
Monika Mariana, Kepala Sekolah KB TK Wonderland mengatakan sengaja membawa anak-anak ke tempat pembuatan keramik untuk mengasah kecerdasan mereka. "Di sini anak-anak bisa bebas membuat suatu benda, juga mengecat. Selain menyenangkan, juga bisa melatih kecerdasan anak. " Kata Monika.
Selain mengetahui bagaimana cara membuat keramik dan bahan-bahan yang digunakan , anak-anak diharapkan mengenal dan mencintai produk Indonesia. "Saya akan programkan kegiatan seperti ini setiap bulannya, karena manfaatnya memang banyak sekali," tukas Monika.