Pembangunan Konstruksi JSG Telan Anggaran 19,3 M
Pembangunan stadion utama di Jember Sport Garden (JSG) selama tiga bulan pengerjaan pertama menelan anggaran sekitar Rp 19 miliar
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Heru Pramono
Untuk proyek stadion dengan kapasitas tampung 20 ribu orang itu,
Pemkab Jember menganggarkan dana Rp 200 miliar yang digunakan untuk
tahun jamak (multiyears). Namun pemenang tender mengegolkan anggaran
sebesar Rp 193 miliar alias ada efisiensi sebesar Rp 7 miliar.
Selama tiga bulan pertama pengerjaan konstruksi, dana yang digunakan
untuk konstruksi hanya 10 persen dari nilai kontrak tersebut. Menurut
konsultan pengawas Bambang Santoso, selama tiga bulan pengerjaan di
tahun 2012 ini, kontraktor mengerjakan pengerasan tanah dan pondasi
untuk stadion utama.
"Akan ada 700 tiang pancang atau pondasi untuk stadion ini. Kami
optimis bisa selesai hingga Desember mendatang. Setiap hari kami bisa
memasang 20 tiang pancang," ujar Bambang.
Sedangkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Merwin Lusiani
mengatakan nilai pengerjaan konstruksi memang menelan anggaran 10,45
persen. "Namun untuk tahun 2012 ini, anggaran yang digunakan 40 persen
dari Rp 100 miliar yang disediakan di tahun 2012 ini," ujar Merwin.
Dana yang tidak terserap, lanjut Merwin, tidak ada dicairkan. Senada
juga dengan pihak kontraktor, Merwin optimis pengerjaan proyek itu
bisa selesai hingga akhir Desember 2013 sesuai dengan jadwal yang
telah disusun.
Sementara itu Ketua KOmisi C DPRD Jember M Asir mengaku akan terus
mengawasi proyek prestisius tersebut. Namun anggota dewan juga senada
dengan pihak eksekutif kalau pengerjaan proyek itu tidak akan molor
dari jadwal. "Makanya harus kita awasi terus," lanjutnya.
Sebelumnya Asir menilai pelaksanaan proyek tersebut lamban karena baru
bisa menyerap anggaran 10 persen dari nilai kontrak. Pengerjaan lamban
karena proyek fisik baru dilakukan di akhir tahun yakni mulai Oktober
lalu. Padahal stadion yang dibangun di lahan seluas 6 hektare itu
harus selesai pada Desember tahun 2013.