Orangtua Siswa Mendapat Penyuluhan Difteri
Difteri adalah penyakit infeksi mendadak pada saluran pernafasan bagian atas
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Rudy Hartono
Menggandeng dr M Farid dari Puskesmas Dinoyo Malang, pengertian dan pencegahan difteri dikupas habis. Difteri adalah penyakit infeksi mendadak pada saluran pernafasan bagian atas. Infeksi ini disebabkan oleh kuman corynebacterium diphteriae (bakteri gram positif).
"Biasanya penyakit ini paling rentan menyerang anak usia SD, antara usia 6-7 tahun," kata dr Farid.
Penularan penyakit Difteri ini sangat mudah. Bisa melalui kontak udara (batuk), bisa juga melalui benda atau makanan yang terkontaminasi. "Yang paling penting adalah bagaimana pencegahan difteri. Karena masa perkembangan kuman difteri sangat cepat 2-7 hari," terang dr Farid
Pencegahann penyakit Difteri sebaiknya dilakukan pemberian vaksin pada bayi berusia 0-1 tahun. Vaksin difteri diberikan tiga kali ketika anak usia dua bulan dengan selang waktu antar suntikan satu bulan. "Pemberian vaksin itu diualngi lagi setelah anak berumur 6-7 tahun melalui program BIAS (bulan imunisasi anak sekolah ) di sekolah dasar," sarannya.
Kepala SDN Percobaan 1, Mutini berinisiatif memberikan penyuluhan lantaran ada dua siswanya yang terkena difteri dan saat ini sedang dirawat di rumah sakit.
Selain penyuluhan, pemberikan vaksin difteri akan diberikan secara massal pada 507 siswa.