Ratusan Pedagang Pasar Blimbing Geruduk Kantor Dinas Pasar
Ketua paguyuban pedagang pasar Blimbing Subardi menyatakan dengan tegas menolak ada pembangunan penambahan lantai itu
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Rudy Hartono
Ketua paguyuban pedagang pasar Blimbing Subardi dalam orasinya
menyatakan dengan tegas menolak ada pembangunan penambahan lantai itu.
"Pembicaraa dengan Komnas HAM, itu masih rencana. Artinya belum ada kesepakatan," kata Subardi usai aksi.
Pedagang juga menuding telah ada kesepakatan pembangunan sepihak antara investor dengan Pemkot tanpa melibatkan mereka. "Kami tetap menolak. Pasar dibangun itu pun kami sudah rugi, karena pedagang sudah menyerahkan sebagian lahan untuk investor," tegasnya.
Terkait kelayakan investasi, pedagang menganggap itu bukan urusan mereka. Pasalnya, keputusan pedagang memperoleh bedak gratis adalah keputusan Wali Kota Malang, Peni Suparto.
"Dulu ketika wali kota akan mencalonkan kembali telah berjanji membangun pasar dan gratis buat kami. Jadi penggratisan pasar itu lantaran kami meminta kepada wali kota, bukan meminta kepada investor," tandasnya.
Selain mempermasalah rencana pembangunan tiga lantai itu, pedagang juga menyinggung terkait pemasangan pamflet secara diam-diam tanpa persetujuan pedagang.
Menanggapi aksi pedagang, Kepala Dinas Pasar, Yudhi K Ismawardi
berjanji akan melakukan komunikasi lagi kepada pedagang. "Terkait pamflet, apa kami salah kalau melakukan sosialisasi dengan menggunakan media lain," kata Yudhi.
Namun, penolakkan pedagang tersebut tetap akan menjadi perhatian serius. Yudhi akan menjadwalkan dialog antar pedagang dan Wali Kota Malang untuk membahas masalah ini.