Pedagang Pasar Blimbing Protes Investor
Para pedagang yang tergabung dalam Paguyupan Pedagang Pasar Blimbing itu
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Suyanto
Para pedagang yang tergabung dalam Paguyupan Pedagang Pasar Blimbing itu marah besar ketika PT.KIS memasang pamflet pembangunan di semua sudut pasar. Pemasangan pamflet dilakukan oleh Kepala UPT Pasar Belimbing, Tumiran bersama beberapa stafnya pada Selasa (13/11/2012) sore hari. Ada sekitar 10 pamflet berukuran A 3 (20 cm x 30 cm).
Melihat ada pamflet-pamflet itu, pedagang merasa dihianati investor. Tanpa basa-basi, pedagang langsung mencabut semua pamflet tanpa tersisa.
Subardi, Ketua Paguyupan Pedagang Pasar Blimbing mengatakan, pihaknya belum pernah diajak bicara terkait rencana pembangunan pasar lantai 3,4,5 itu. "Kami kecewa sekali. Mereka telah berkhianat dengan memasang pamflet itu diam-diam," kata Subardi, Kamis (15/11/2012).
Padahal sesuai dengan kesepatakan dengan KOMNAS HAM pada 2 Agustus 2012 lalu, investor harus melakukan sosialisasi dan meminta persetujuan pedagang terkait pembangunan pasar lantai 3-5 itu. "Di dalam perjanjiannya seperti itu, harus ada sosialisasi dan kesepatakan dulu. Tetapi kami tetap menolak ada lantai 3-5 itu," tegasnya.
Alasan investor ingin menambah tiga lantai untuk tempat parkir dinilai Subardi tidak masuk akal. Sebab di lokasi pedagang (lantai 1 dan 2) sudah disediakan cukup area untuk parkir. "Itu hanya alasan saja. Kami tetap tidak mau ada lantai tambahan," tukasnya.
Kesepakatan penolakan pembangunan lantai 3-5 sudah disetujui semua pedagang. Kesepakatan itu dilakukan Kamis (15/11/2012) pagi pukul 10.00 WIB.
Pedagang mengancam, kalau investor tetap bersikukuh membangun lantai tambahan itu, mereka akan melakukan demo besar-besar. Mereka lebih memilih pasar tidak jadi direnovasi daripada dibangun lantai tambahan yang dikhawatirkan dapat mematikan dagangan mereka.
Sementara itu, Kepala UPT Pasar Belimbing Tumiran mengaku tidak tahu menahu isi pamflet yang ia pasang. Pemasangan pamflet itu, katanya atas perintah pimpinan. "Saya tidak tahu. Saya hanya menjalankan tugas saja," katanya pendek.