Sudah Dilarang, Mahasiswa UB Tetap ke Puncak Semeru
Sesuai aturan, mereka hanya boleh sampai kali mati. Tetapi mereka sampai ke puncak
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Satwika Rumeksa
Nova Elina, staf Humas BBTNBTS mengatakan, sebelum melakukan pendakian, sekelompok mahasiswa itu sudah dilarang naik ke puncak. "Saat itu memang cuaca ditenggarai buruk, tidak boleh melakukan pendakian ke puncak," kata Nova Rabu (31/10/2012).
Ketika itu, kata Nova, sekelompok mahasiswa UB itu menyetujui untuk tidak sampai ke puncak. Sesuai aturan, mereka hanya boleh sampai kali mati. "Tetapi mereka sampai ke puncak," tambahnya.
Larangan mendaki itu telah dikeluarkan BBTNBTS sejak 9 Mei 2012 lalu. Larangan itu tertuang dalam surat bernomor PG 04/BBTNBTS.21/BT-1/2012. Alasannya, karena cuaca buruk dan aktivitas semeru tinggi.
Pihak BBTNBTS baru mengetahui hilangnya salah satu pendaki M.Firaz Awaluddin Ikbal (20), mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian pada Senin (29/10/2012) siang. "Saat itu langsung kami turunkan tim untuk mencari yang bersangkutan," tukas Nova.