Sri Wahyuani Kalah di Menit Kelima
Lantaran kalah, Sri langsung buru-buru kembali ke sekolahnya. Kebetulan, pada waktu yang sama, dia harus mengajar Matematik
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Satwika Rumeksa
Usai bermain, Sri Wahyuani keluar dengan muka masam. Harapannya menang bermain Catur kandas di tangan lawan. "Saya salah strategi, baru sebentar main langsung kena skak," kata Sri di aula SMAN 8, Rabu (31/10/2012).
Sri adalah satu salah satu peserta catur perempuan. Peserta lainnya adalah para guru atau karyawan laki-laki. Meski perempuan, dia mengaku tertarik sekali dengan permainan catur. "Di rumah, semua keluarga saya menyukai catur. Kami kerap bermain bersama," ujarnya.
Lantaran kalah, Sri langsung buru-buru kembali ke sekolahnya. Kebetulan, pada waktu yang sama, dia harus mengajar Matematika. "Karena kalah ya langsung mengajar lagi," ujarnya tertawa.
Perlombaan catur tersebut merupakan rangkaian acara pekan olahraga guru dan karyawan se-Kota Malang. Selain catur, ada empat cabang olahraga lain yang dilombakan yakni, basket, voli, tenis meja, dan bulutangkis.