Dindik Bungkam Alokasi Rp 2,5 M Sampoerna Academy
Zubaidah sedikit menjelaskan apabila bantuan itu ada output yang bagus dari penggunaan bantuan itu
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Rudy Hartono
Zubaidah, Sekretaris Dinas Pendidikan membenarkan apabila pihaknya memberikan bantuan kepada 50 siswa itu. Namun, terkait teknis dan penggunaanya, Zubaidah mengaku tidak tahu menahu. "Itu langsung ke ibu (Kepala Dindik Sri Wahyuningtyas). Kalau saya tidak tahu masalah itu," kata Zubaidah, Senin (22/10/2012).
Kendati demikian, Zubaidah sedikit menjelaskan apabila bantuan itu untuk meningkatkan akademik siswa. Terbukti, katanya semua lulusan Sampoerna Academy berprestasi. "Sebanyak 17 siswa diterima di perguruan tinggi luar negeri dan lainnya diterima semua di Perguruan Tinggi Negeri. Itu bukti bahwa ada output yang bagus dari penggunaan bantuan itu," urainya.
Bahkan, ketika Sampoerna Academy akan melepas pengelolaan, pihaknya siap untuk melanjutkan program itu. "Sekarang kami sudah dapat menggandeng Pertamina untuk membantu pembiayaan pada 2014 nanti," kata Zubaidah.
Setiap angkatan, Sampoerna Academy menerima 150 siswa dari seluruh Jatim. Dari jumlah itu, sebanyak 50 siswa asal Kota Malang.
Yuyun, panggilan Sri Wahyuningtyas pun enggan berkomentar masalah ini. Ia buru-buru masuk ke mobilnya . "Saya buru-buru sekali," tukasnya.