Sabtu, 23 Mei 2026

Perahu Kertas 2 Besok Premiere

Perahu Kertas 2 lebih menyuguhkan cerita yang rumit, konflik mulai bermunculan, dan sekaligus penyelesaiannya pun ada di sana.

Tayang:
Penulis: Marta Nurfaidah | Editor: Rudy Hartono
SURYA Online, SURABAYA - Film adaptasi novel karya Dewi Lestari atau Dee, Perahu Kertas, kembali hadir sebagai sekuel dari film pertama dengan judul sama pada 16 Agustus 2012 lalu. Premiere film yang disutradarai lagi oleh Hanung Bramansetyo ini dapat disaksikan besok, 4 Oktober 2012, di bioskop kesukaan di Surabaya.

Perahu Kertas 2 kali ini masih dibintangi oleh Maudy Ayunda sebagai Kugy dan Keenan yang diperankan Adipati Dolken. Boleh dikata, Perahu Kertas 1 menjadi semacam pendahuluan pengenalan masing-masing karakter.

Sedangkan Perahu Kertas 2 lebih menyuguhkan cerita yang rumit, konflik mulai bermunculan, dan sekaligus penyelesaiannya pun ada di sana.

Plot cerita masih seputar percintaan antara Kugy, Keenan, Luhde, dan Remi yang semakin pelik. Keenan (Adipati Dolken) memutuskan kembali ke Jakarta dan melanjutkan bisnis keluarga karena ayahnya, Adri (August Melasz), terserang stroke. Keenan juga masih menjalin kasih jarak jauh dengan Luhde (Elyzia Mulachela) yang ada di Bali.

Sementara itu, Kugy menjadi semakin dekat dengan Remi (Reza Rahadian). Suatu saat, Keenan mengembalikan buku Jenderal Pilik kepada Kugy. Padahal, buku itu yang menginspirasi Keenan untuk berkarya.

Pertemuan kembali antara Keenan dan Kugy ini memunculkan kembali ide mereka berdua yaitu Kugy menulis cerita anak dan Keenan membuat ilustrasinya. Namun, di sisi lain hal ini membuat prestasi kerja Kugy menurun.

Hingga pada satu titik, Kugy mencoba menghindari dari Keenan dan Remi. Dia menenangkan diri di rumah kakaknya. Keenan pun merasa kehilangan dan dia mencari Kugy. Keenan bermaksud menuntaskan perasaan-perasaan terpendam mereka.

Dalam perjalanannya, peristiwa demi peristiwa pun tersambung. Semua terkait dengan Keenan dan Kugy hingga orang-orang di sekitarnya. Bagaikan perahu kertas yang mengalir di sungai, berayun-ayun mencari tambatan hati.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved