Dusun Sine Gelar Labuhan Laut
Upacara diawali dengan kenduri agung di pinggir pantai. Warga membawa aneka sesaji
Penulis: David Yohanes | Editor: Rudy Hartono
Mereka melempari aneka makanan ke laut, dengan maksud mengucap syukur atas hasil laut yang menjadi kehidupan warga selama ini.
Upacara diawali dengan kenduri agung di pinggir pantai. Warga membawa aneka sesaji, dan tetua adat desa membacakan mantra-mantra ke arah laut.
Saat acara ini digelar, seluruh aktivitas nelayan terhenti. Tidak boleh ada satu pun perahu nelayan yang boleh berangkat mencari ikan.
"Jika ada yang melanggar aturan itu akan dikenakan denda Rp 2 juta," kata Kanirah (70), salah seorang sesepuh di desa itu.
Labuh laut digelar warga Sine setiap Jumat Kliwon, pada bulan Selo pada penaggalan Jawa. Sebagai puncak acara, para nelayan membuat arak-arakan keliling desa. Mereka kemudian berjalan ke arah laut, dan menyusuri sepanjang garis pantai.