Jelang Pilwali Batu
Anggaran Pilwali Batu Sudah Turun Lagi
Tidak hanya anggaran untuk KPU, Pemkot juga mencairkan anggaran untuk Panwas.
Penulis: Iksan Fauzi | Editor: Rudy Hartono
Tidak hanya anggaran untuk KPU, Pemkot juga mencairkan anggaran untuk Panwas. Padahal yang sejak bulan lalu saldo Panwas nol rupiah, serta anggaran keamanan untuk kepolisian.
Pencairan anggaran itu dibenarkan Kepala Bagian Keuangan Pemkot Batu, Julijanti Wachjuni ketika ditanya wartawan Surya, Senin (24/9/2012) sore. Juli mengatakan, hari ini semua anggaran itu sudah dicairkan.
“Insya Allah sudah (dicairkan),” terangnya melalui pesan singkat.
Namun, ketika ditanya lebih lanjut berapa anggaran masing-masing instansi itu, Juli tidak menjawabnya.
Seperti diketahui, KPU mendapat porsi anggaran sebesar Rp 7,5 miliar. Sebesar Rp 4,5 miliar sudah dicairkan pada termin pertama. Pada 31 Juli lalu KPU mengajukan lagi karena anggarannya sisa Rp 2,1 miliar. Sedangkan panwas mengajukan pada bulan Juni dan mengajukan lagi tanggal 5 Agustus. Karena anggaran habis, anggota Panwas Kota tidak mendapat honor selama tiga bulan, sedangkan Panwascam dua bulan.
Macetnya anggaran dana KPUD Batu, setelah KPUD Batu mencoret nama incumbent Eddy Rumpoko sebagai bakal calon walikota terkait keabsahan ijazahnya.
Sekretaris KPU Kota Batu, Tito Wisabahadi mengatakan, anggaran yang diajukannya hampir tiga bulan lalu sudah dicairkan Pemkot kemarin se-jumlah Rp 3,020 miliar. Anggaran tersebut akan dipergunakan untuk honor KPPS Rp 1,150 miliar, biaya operasional 399 TPS Rp 370 juta. Sisa lainnya digunakan logistik yang belum terbayar.