Liga Primer Inggris
Ayo, Boikot Sponsor Manchester United!
MUST tidak suka cara Glazer memanipulasi MU sebagai mesin pengeruk uang semata.
Penulis: Deddy Sukma | Editor: Deddy Sukma
MUST yang merupakan kelompok fans MU terbesar dan terkuat, menyerukan aksi boikot atas semua produk sponsor berlabel klub Inggris itu. Langkah ini sebagai bentuk protes atas rencana pemilik klub, Malcolm Glazer untuk menawarkan saham klub ke bursa saham New York.
Penawaran saham klub oleh keluarga Glazer itu berupa Initial Public Offering (IPO) yaitu menjual saham MU kepada umum agar mendapatkan dana segar.
“MUST menyerukan aksi boikot secara global terhadap semua brand MU di seluruh Inggris, Eropa, Asia dan AS,” demikian pernyataan resmi MUST dikutip Espn-star.
“Aksi ini adalah strategi yang bertujuan mengirim pesan jelas kepada keluarga Glazer dan pihak sponsor bahwa tanpa dukungan dan daya beli suporternya, kekuatan global MU tidak pernah ada,” lanjutnya.
Taktik boikot itu pernah dilakukan MUST sebelumnya, meski tidak menghentikan MU meraup pemasukan komersial 100 juta pounds. Tetapi kali ini MUST bertindak lebih agresif karena menilai IPO tidak akan menguntungkan klub.
“Keluarga Glazer menjual hak-hak atas loyalitas dan pengabdian kami kepada sponsor demi mendapatkan dana segar. Namun memakai dana itu untuk hutang-hutang milik mereka sendiri,” kata kepala eksekutif MUST, Duncan Drasdo.
“Rencana itu harus dihentikan, kami ingin IPO diganti dengan model kepemilikan baru, di mana ada satu saham, satu pilihan dari setiap suporter,” jelasnya.
Keluarga Glazer berdalih bahwa rencana IPO akan tetap dilakukan untuk menutupi hutang MU yang mencapai 423 juta pounds. Namun kemudian diketahui bahwa hanya sekitar 75 juta pounds yang akan digunakan menutupi hutang, sedangkan sebagian besar dicurigai akan diklaim pihak Glazer sendiri.
“Karena itu kami mendesak agar jangan memakai produk sponsor MU, kami yakin pemboikotan ini akan diterima para pendukung MU di seluruh dunia. IPO akan berpotensi merubah brand MU dan brand suporter juga,” Drasdo menjelaskan.
Bagi pecinta MU, seruan ini akan sangat dilematis. Di satu sisi, mereka mencintai MU namun di sisi lain mereka tidak suka cara Glazer memanipulasi MU sebagai mesin pengeruk uang semata.
“Membiarkan Glazer menguasai MU tanpa pengawasan akan sangat buruk bagi sponsor. Kalau dana untuk klub semakin terbatas (akibat hutang), maka investasi untuk tim akan turun. Itu berarti akan mempengaruhi kualitas tim,” tandasnya. espnstar