Bandara Banyuwangi Terpilih Sebagai Area Latih Calon Pilot ATKP
Bandar Udara (Bandara) Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi dipilih Kementerian Perhubungan sebagai area latihan calon pilot
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Rudy Hartono
sejumlah pejabat dari Kemenhub dan Bupati Banyuwangi ABdullah Azwar Anas mengikuti uji coba terbang (Demonstration Flight) menandai peresmian bandara itu sebagai area latih.
Menurut Direktur ATKP Surabaya, Rudy area latih itu mulai dari Surabaya menuju bandara Blimbingsari dan begitu sebaliknya.
"Untuk tahun ini kampusnya masih di Surabaya tetapi latihannya nanti disini
juga. Jurusan penerbang ini memang baru di ATKP dan kami memilih Bandara Banyuwangi sebagai area latihan karena memenuhi persyaratan teknis," ujar Rudy.
Tahun ini jurusan pilot baru dibuka di akademi yang berada di bawah naungan Kementerian Perhubungan tersebut. Hanya ada 12 kadet yang diterima dalam jurusan tersebut dengan masa studi 15 bulan. Untuk keperluan latihan, digunakan dua unit pesawat latih.
Kepala Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kemenhub Boby R Mamahit, pembukaan solah pilot itu untuk menjawab kebutuhan tenaga pilot di Indonesia yang masih kurang.
"Kebutuhan pilot kita masih sangat kurang, hingga 2015 saja membutuhkan 1.800 pilot. Dengan sekolah ini kami harapkan menjawab persoalan itu," ujar Boby.
Bandara Blimbingsari dipilih karena syarat teknis terpenuhi antara lain kondisi udara baik dan datar. Landasan juga memenuhi syarat teknis tempat latihan.
Apalagi, lanjutnya, pesawat komersial juga sudah terbang di atas Banyuwangi melalui bandara tersebut.
"Nanti kedepan kami juga berharap agar di Banyuwangi ini bisa menjadi Curug (sekolah penerbangan Curug) ke-2," kata Boby.