Senin, 11 Mei 2026

Penjual Buku Loakan Panen

Tak terkecuali, juga toko buku bekas seperti di Jl Semeru, Kelurahanlah Kauman, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar

Tayang:
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Satwika Rumeksa
SURYA Online, BLITAR - Sehari menjelang tahun ajaran baru tahun ini, Minggu (8/7) siang, sejumlah toko baju seragam sekolah di Kota Blitar diserbu oangtua siswa. Tak terkecuali, juga toko buku bekas seperti di Jl Semeru, Kelurahanlah  Kauman, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar.

Pantuan Surya, jika hari-hari biasanya, deretan toko buku bekas di Jl Semeru itu sepi namun beberapa hari menjelang siswa masuk sekolah, banyak pembeli berdatangan. Kebanyakan mereka adalah orangtua siswa, yang sedang mencarikan buku bekas anaknya yang akan masuk sekolah hari Senin ini.

Di Kota Blitar, deretan bedak itu memang selalu jadi jujukan orangtua siswa atau para siswa sendiri yang sedang mencari buku bekas karena memang dikenal cukup lengkap. Utamanya, kalau musim liburan atau menjelang siswa masuk sekolah seperti sekarang ini, banyak yang mencari buku buku mata pelajaran (mapel), mulai SD sampai SMA.

Seperti Triminanto (48), warga Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Ia jauh-jauh datang ke Kota Blitar karena sedang mencarikan buku bekas buat anaknya yang sedang naik kelas 8 SMP. Karena tak ada lain penjual buku bekas, maka ia langsung jujuk ke deretan bedak penjual buku bekas di Jl Semeru. "Di sini lengkap mas. Selain itu, harganya nggak mahal karena bisa selisih 40 persen lebih murah dengan dibandingkan dengan yang baru. Padahal, kualitas bukunya masih bagus. Sampulnya masih utuh," katanya.

Marfuah (49), salah satu penjual buku bekas di deretan bedak Jl Semeru mengatakan, setiap menjelang tahun ajaran baru atau seminggu menjelang anak masuk sekolah, omset para penjual buku bekas naik. Itu karena orangtua siswa lebih memilih buku bekas karena harganya jauh lebih murah dibandingkan yang baru. Kalau hari-hari biasanya, hanya rata-rata 10 pembeli namun kalau sekarang bisa mencapai 50 pembeli lebih.

"Lumayan mas. Kalau musim begini, omset semua pedagang buku bisa naik. Kalau hari-hari biasa, hanya mendapatkan keuntungan rata-rata Rp 50.000. Namun, kalau musim siswa masuk seperti sekarang ini bisa tiga kali lipat," ujar Marfuah yang mengaku sudah empat tahun membuka bedak buku bekas.

Hal serupa juga diungkap Suyani (38 ), pemilk bedak buku bekas di Jl Semeru itu. Menurutnya, selama tujuh tahun jadi pedagang buku bekas, dirinya sudah memiliki banyak pelanggan.

Tak pelak, kalau musim liburan sekolah atau menjelang masuk sekolah, omsetnya naik karena banyak pembeli berdatangan. "Musim seperti ini, ibaratnya panennya orang yang berprofesi seperti kami ini," akunya yang asal Kelurahan Kauman, Kota Blitar,ini.

Cuma menurut beberapa pembeli, kalau beli buku bekas di loakan harus pintar-pintar menawar. Sebab kalau tidak, bisa-bisa harganya tak jauh beda dengan yang baru. Buku bekas Matematika SD, misalnya, harganya Rp 20.000.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved