Sekolah Gratis Menarik Pelajar Luar Kota
Serbuan pelajar dari berbagai kota agar bisa bersekolah di sekolah negeri di Surabaya memang tidak bisa dihindarkan.
Penulis: Miftah Faridl | Editor: Heru Pramono
Hal ini diungkapkan Ketua Komisi D DPRD Surabaya Baktiono, Rabu (16/5/2012). "Dana bantuan operasional sekolah (Bopda), membuat sekolah negeri di sini menjadi seolah-olah gratis atau tidak bayar. Ini yang membuat banyak pelajar luar kota ingin sekolah di Surabaya," ungkapnya.
Menurut Baktiono, sebenarnya sekolah negeri di Surabaya tetap bayar. Namun, oleh Pemkot Surabaya, biaya SPP itu ditanggung APBD melalui dana Bopda. Karena dana tersebut berasal dari APBD Surabaya, maka sewajarnya dinikmati oleh warga Surabaya.
"Sekolah negeri di Surabaya fasilitasnya memadai. Kualitas pendidikannya juga baik. Ini saja sudah membuat orang luar kota tertarik. Apalagi ditambah dengan tidak dibebankannya SPP ke orang tua.
Jelas banyak orang tua di luar kota yang ingin menyekolahkan anaknya di sini," tandas politisi PDI Perjuangan itu.
Diberitakan sebelumnya, orang tua siswa dari luar kota berbondong-bondong memasukkan nama anaknya sebagai warga Surabaya.
Cara yang mereka tempuh yakni dengan memasukkan nama anaknya di daftar kartu susunan keluarga (KSK) kerabatnya yang warga Surabaya. Hal itu dilakukan untuk mensiasati kecilnya kuota penerimaan siswa dari luar kota ke sekolah negeri di Surabaya.