Sabtu, 23 Mei 2026

Hari Buruh Sedunia

Satu Unit Barakuda Jaga Istana Wapres

Satu unit kendaraan Barakuda milik Polri parkir dekat Istana Wakil Presiden tepatnya di depan Gedung Balaikota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta.

Tayang:
Editor: Heru Pramono
SURYA Online, JAKARTA - Satu unit kendaraan Barakuda milik Polri parkir dekat Istana Wakil Presiden tepatnya di depan Gedung Balaikota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta,Selasa  saat hari Buruh yang rencananya diperingati ribuan pekerja dari wilayah Jabodetabek.

Hingga pukul 09.15 WIB tidak ada peningkatan jumlah pasukan Polri yang berjaga di depan maupun belakang Istana Wakil Presiden Boediono, termasuk juga pihak pengamanan tidak memasang pagar kawat berduri di depan istana.

Wakil Presiden Boediono sendiri tampak sudah berada di dalam kantor Istana Wakil Presiden, terlihat dari sejumlah kendaraan pengawal polisi dan Paspampres yang berada di dalam halaman istana.

Agenda Wapres bertepatan dengan pada Hari Buruh ini sesuai informasi dari Setwapres adalah Rapat Strategi Nasional Pemberantasan Korupsi pukul 10.00 WIB yang dihadiri oleh sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara lainnya di Istana Wapres.

Sementara itu,  Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution di Jakarta, sebelumnya, mengatakan  di Jakarta ada beberapa kegiatan dalam rangka memperingati  Hari Buruh Internasional.

Pertama kegiatan meyampaikan aspirasi di beberapa tempat yang telah berkoordinasi dengan kelompok masyarakat baik itu di Tugu Proklamasi, Bunderan Hotel Indonesia (HI). Selebihnya ada yang mengarah ke Monumen Nasional (Monas) juga di Gelora Bung Karno.

"Semua kegiatan pengamanan telah dikoordinasikan oleh Polda Metro Jaya dan kita akan membantunya. Seluruh polda akan menurunkan 2/3 kekuatan untuk turun ke lapangan dan sisanya akan berada di markas-markas untuk mengamankan komando," kata Irjen Saud.

Polda Metro Jaya mengerahkan 6.000 personel, Brimob Polri sebanyak 20 Satuan Setingkat Kompi (SSK), Brimob Polda sebanyak 14 SSK, unsur Sabhara sebanyak tujuh  SSK dan dibantu TNI sebanyak 15 SSK, katanya. Satu SSK berkekuatan sekitar 100 prajurit.

"TNI akan difokuskan kekuatannya untuk mengamankan obyek-obyek vital nasional. Bilamana ada tindakan anarkis kita akan melaksanakan tindakan penegakan hukum berdasarkan peraturan yang ada sehingga tidak menyimpang dan sesuai protap yang telah ditentukan," kata Saud.

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved