Anjing Rabies Teror Warga Bengkulu

Anjing Rabies Berkeliaraan di Bengkulu

Editor: Suyanto
SURYA Online, BENGKULU-Sebanyak 24 orang warga yang terkena gigitan anjing penular rabies di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu mendapatkan vaksin anti rabies mengingat anjing yang menggigitnya sulit dipantau keberadaannya.

"Sebelum diberikan vaksin anti rabies, seharusnya diperiksa dulu anjingnya, menderita rebies atau tidak, tetapi anjing yang mengigit warga daerah itu tidak diketahui lagi keberadaannya," kata Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan (P2P dan PL) Kabupaten Mukomuko Riswandi Dani di Mukomuko, Minggu (15/4/2012).

Pemberian vaksin anti rabies (VAR) bagi warga yang menjadi korban gigitan, kata dia, dilakukan oleh tenaga medis setempat sebagai bentuk kewaspadaan dini terhadap penyakit rabies.  "Kalau hewannya masih bisa terpantau maka ada selisih waktu inkubasi penyebaran virus rabies dalam tubuh manusia selama dua minggu dengan mempedomani hewan yang mengigit masih hidup atau mati," ujarnya.

Jika selama dua pekan, lanjutnya, hewan tersebut masih hidup maka hewan tidak terjangkit rabies, sebaliknya bila hewan mati, maka korbannya harus segera diberikan VAR agar tidak tertular.  "Cara itu perlu dilakukan agar tidak timbul dampak lain bagi korban gigitan setelah diberikan VAR," ujarnya lagi.

Sumber:
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved