Sembelit Karena Susu Formula
Penulis: Heru Pramono |
pertanyaan:
Dokter, anak saya laki-laki berumur 7 bulan. Dia sering sembelit. Jika akan buang air besar selalu menangis kesakitan karena kotorannya tidak lancar. Anak saya memang tidak suka makan sayur dan buah-buahan, tetapi dia kuat sekali minum susu kaleng. Saya tidak memberikan ASI karena anak saya ada di desa bersama neneknya.
Oleh neneknya, susu yang diminum anak saya sudah dibuat encer dengan harapan agar tidak sembelit. Akan tetapi, anak saya tetap saja mengalami sembelit. Neneknya juga rajin memberikan vitamin karena anak saya tidak suka sayur dan buah.
Mengapa anak saya sering sembelit? Apakah itu karena dia mengonsumsi susu formula? Oleh karena tidak minum ASI, susu formula adalah makanan pokoknya.
Bagaimana cara mengatasi sembelit? Oleh neneknya, bagian pantat anak saya sering diberi sabun supaya BAB-nya lancar, bolehkah?
Pada usia berapa anak mulai dilatih buang air besar?
Atas segala perhatian dari Dokter Agus, saya ucapkan terima kasih.
Ny Rani, Surabaya
jawaban:
Ibu Rani, memperhatikan cerita ibu, kemungkinan besar penyebab sembelit karena beberapa faktor antara lain pemberian vitamin yang mengandung kalsium di samping kurangnya makan sayur dan buah-buahan. Pemberian vitamin yang mengandung kalsium secara berlebihan menyebabkan tertimbunnya kalsium dalam saluran cerna yang bersenyawa dengan sisa kotoran menjadi keras bentuknya.
Dalam tubuh manusia secara alami terjadi keseimbangan. Jika kalsium dalam tubuh sudah terpenuhi maka kalsium dalam saluran cerna tidak diserap, sehingga kalsium harus dikeluarkan melalui buang air besar (BAB) atau buang air kecil. Anak yang mendapat makanan dan minuman tambahan, kotorannya akan berubah bentuk dan warna, bergantung dari jenis makanan yang diberikan.
Ada beberapa jenis susu kaleng yang dapat menyebabkan BAB yang sulit terutama susu kaleng yang sumber asam lemaknya diambil dari minyak kelapa sawit. Minyak kelapa sawit mengandung asam palmitat yang tinggi. Asam palmitat ini dalam usus bayi sulit diuraikan dan bersenyawa dengan kalsium. Itu akan menjadikan kalsium palmitat yang berbentuk keras sehingga sulit dikeluarkan dari saluran cerna bayi. Akhirnya bayi mengalami sembelit.
Pilihan utama untuk mengatasi sembelit yaitu memberikan ASI pada bayi sebagai makanan utama. Bagaimana dengan masalah ASI? Apakah putranya sudah mendapatkan ASI minimal sampai usia enam bulan sebelum dititipkan neneknya? ASI tidak pernah menyebabkan sembelit asal diberikan dengan cara yang benar.
Hentikan pemberian vitamin yang mengandung kadar kalsium tinggi. Vitamin dengan kadar kalsium tinggi menjadi salah satu penyebab sembelit pada bayi.
Bagaimana dengan susu formula yang dikonsumsi putra ibu? Ada susu formula yang dibuat sedemikian rupa sehingga apabila dikonsumsi bayi akan menyebabkan konsistensi bentuk kotoran (feses) bayi menjadi lembek.
Ibu, tolong sampaikan pada nenek untuk tidak mengencerkan susu formula yang dikonsumsi bayi. Jika alasan mengencerkan susu supaya bayi mudah BAB, itu keliru. Mengencerkan susu hanya akan membuat susu yang diminum bayi justru berkurang nilai gizinya. Akibatnya, bayi akan kekurangan gizi.
Tambahkanlah bahan makanan yang berserat seperti kentang, brokoli, seledri, wortel di dalam menu makanannya. Usahakan agar sayuran itu dikonsumsi. Jika anak tidak suka, buat menu dengan menyisipkan sayuran itu. Bayi perlu dilatih agar mengenal berbagai jenis makanan, terutama sayur dan buah,
Serat akan meningkatkan peristaltik (pergerakan usus) mendorong kotoran (feses) keluar. Di antara waktu makan berilah buah-buahan segar seperti apel, pepaya, pir, dan pisang yang dipotong kecil-kecil. Untuk variasi dapat diberikan buah kering seperti prem dan aprikot. Makanan ini akan membentuk kotoran dalam usus melunak dan menyebabkan usus besar bergerak hingga akhirnya mendorong kotoran keluar.
Biasanya dengan cara ini sembelit atau kesulitan buang air besar akan dapat diatasi.
Apabila dengan cara ini sembelitnya tidak berkurang, maka saya anjurkan ibu membawa putranya ke dokter anak setempat.
Pemberian sabun pada anus bayi untuk memperlancar buang kotoran sama sekali tidak dianjurkan. Sabun dapat melukai lubang anus. Anus yang terluka akan nyeri sehingga anak semakin takut buang air besar. Memang ada obat-obatan untuk memperlancar buang air besar. Obat-obat itu diberikan dengan minum atau melalui anus. Akan tetapi, obat ini harus sepengetahuan dan anjuran dari dokter. Jangan sekali-sekali memutuskan memberikan obat tertentu pada bayi sebelum berkonsultasi dengan dokter.
Pada usia dua tahun, anak sudah dapat dimulai melatih buang air besar. Pada umur ini anak mulai mengenal tanda-tanda kalau perutnya sudah penuh atau ingin buang air besar. Anak dengan sendirinya akan memberitahu atau ke tempat untuk buang air besar. Yang perlu adalah kapan dia mulai merasa untuk buang air besar. Carilah waktu yang baik untuk membiasakan anak buang air besar, biasanya pada pagi hari. Siapkan pispot yang bersih.
Pujilah bila putra ibu jika berhasil dan jika gagal jangan memarahinya. Semoga jawaban ini bermanfaat.