Jumat, 8 Mei 2026

Kota Bekas Kuburan

Tayang:
Penulis: Cak Sur |
[caption id="attachment_171036" align="alignnone" width="630" caption="MURAH MERIAH - Sejumlah warga menghabiskan waktu liburan di Taman Mundu, Minggu (1/5). Taman yang berada di depan Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari tersebut kini ramai dikunjungi warga. Foto: surya/ahmad zaimul haq "][/caption] Mendengar nama Tambaksari, dapat dipastikan hampir sebagian besar warga Kota Surabaya mengetahui di mana lokasi daerah itu berada. Tambaksari yang selalu identik dengan nama sebuah lapangan atau Stadion Gelora 10 Nopember ini membuat nama kampung tersebut mencuat bukan hanya skala nasional tapi juga internasional. Wiwit Purwanto Surabaya Kampung Tambaksari bagi warga Surabaya bukan nama yang asing, kampung dengan ciri khas Stadion 10 Nopember atau Stadion Tambaksari menjadi saksi sejarah kemajuan dan perkembangan olahraga sekaligus perkembangan musik di Tanah Air. Sejumlah event olahraga berkelas nasional dan internasional pernah digelar di stadion berkapasitas 35.000 orang itu. Bukan hanya itu, konser musik yang mendatangkan grup musik dari luar negeri juga tak terhitung manggung di dalam stadion tersebut. Secara tidak langsung keberadaan stadion itu cukup membawa dampak bagi warga sekitar. Tak bisa dipungkiri, kata Suyadi Lurah Tambaksari, warga sekitar lapangan Tambaksari itu kecipratan rezeki dengan membuka warung makanan atau minuman. Selain itu, parkir kendaraan saat ada event di Stadion Tambaksari juga ikut andil meningkatkan perekonomian warga setempat. Menurutnya, kalau dulu lahan yang dipakai Stadion Tambaksari itu adalah persawahan maka sekarang keberadaan stadion tersebut juga merupakan sawah bagi warga setempat. “Sawah warga Tambaksari itu ya di stadion itu,” ujarnya. Sejarah mencatat sejumlah tim papan atas liga luar negeri pernah merumput di stadion kebanggan arek Suroboyo ini, seperti AC Milan, PSV Endoven, dan sebagainya. Stadion Tambaksari juga pernah dijadikan sebagai tempat pembukaan PON VII pada tahun 1969. Sekaligus saat itu stadion ini diresmikan penggunaannya oleh mantan presiden Soeharto. Sebelumnya, di kompleks stadion ini juga ada tiga stadion lainnya yang saat itu dibangun pemerintah Belanda, yakni Stadion A yang bernama Lapangan Tambaksari yang sekarang bernama Gelora 10 Nopember, Stadion B sekarang menjadi Lapangan Persebaya di Jalan Karanggayam, sebelah timur Stadion A dan Stadion C saat ini menjadi Gedung Gelanggang Remaja terletak di Jalan Bogen. Selain stadion yang menjadi ikon Kampung Tambaksari, sejumlah sejarah lainnya juga menghias kampung ini. Seperti diungkapkan Ponimin (55), Modin Tambaksari. Menurutnya, kawasan Tambaksari ini dulunya selain lahan persawahan juga lahan makam yang sangat luas. Bahkan, kata Ponimin, cerita yang ada saat pembangunan Stadion Tambaksari itu banyak ditemukan tulang belulang manusia. Terkait dengan keberadaan makam yang sangat luas itu, kata Ponimin, di Kampung Tambakari ada yang dinamakan Tambaksari Bong. Dinamakan demikian karena dikawasan itu masih ada sejumlah makam dengan batu nisannya. “Batu nisannya masih ada, warga biasa menyebutnya bongpey, makanya dinamakan Tambaksari Bong,” jelasnya. Ponimin sendiri pernah mengalami saat melakukan penggalian untuk septictank, saat dilakukan penggalian di kawasan Tambaksari Bong ini ditemukan tulang belulang. “Tulang belulang manusia itu dimasukkan ke dalam karung ada sekitar 30 karung,” katanya. Menurutnya, sejumlah warga di kawasan ini jika malam hari ada yang mendengar suara rintihan orang menangis, bisa jadi rintihan orang menangis itu memang benar adanya, mengingat kawasan tersebut adalah bekas kuburan. Sebagai pertanda pintu kuburan yang saat ini masih ada dan tampak kokoh adalah gapura pintu masuk Kecamatan Tambaksari yang menjadi satu dengan Kompleks Polsek, KUA dan Koramil Tambaksari. “Gapura pintu masuk itu dulu adalah pintu masuk kuburan di Tambaksari ini,” papar Ponimin. Dalam perkembangannya, kawasan Tambaksari semakin padat, namun kenyamanan warga masih tetap menjadi prioritas utama, buktinya masih disisakan sejumlah lahan yang diperuntukkan sebagai taman kota. Di depan Stadion Tambaksari saat ini dapat dijumpai Taman yang diberi nama Taman Mundu.
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved