Rabu, 10 Juni 2026

Tokek Raksasa Laku Rp 179 Miliar

Tayang:
NUNUKAN - SURYA- Luar biasa! Seekor tokek raksasa seberat 64 kilogram yang ditemukan seorang remaja di perbatasan Nunukan (Kalimantan)-Malaysia di Kalakbakan, terjual dengan harga 64 juta ringgit Malaysia atau setara Rp 179,2 miliar (kurs Rp 2.800 per ringgit). “Tokeknya sudah dijual dengan harga RM 1 juta per kilogramnya,” kata Arbin, pria yang sempat mengabadikan gambar tokek tersebut, saat dihubungi melalui telepon selulernya di Malaysia. Sejak Tribun Kaltim (Kompas Gramedia Grup) memberitakan penemuan tokek oleh seorang remaja, warga Malaysia yang tinggal di Kalakbakan, Rabu (5/5), telepon di kantor redaksi maupun ponsel wartawan Tribun bergantian dihubungi para pengusaha yang mengaku ingin membeli tokek tersebut. Karena itulah, wartawan Tribun di Nunukan menghubungi Arbin yang berada di Tawau, Malaysia untuk melihat kembali tokek di Kalakbakan itu. Setelah dicek lagi, ternyata tokek yang ditemukan di perbatasan antara Siemanggaris, Nunukan, dan Seudong, Malaysia, itu sudah terjual. “Tokeknya dibeli orang Indonesia kemudian dibawa keluar negeri, kalau tidak salah ke China,” kata Arbin. Walau sudah terjual, banyak penelepon yang mengejar pembeli Tokek tersebut untuk dibeli lagi dengan harga lebih mahal. Tidak banyak informasi yang didapatkan Arbin mengenai transaksi tersebut, sebab sang pemilik tokek juga sudah berangkat ke Kuala Lumpur. “Saya sudah coba mencari informasi siapa yang beli, namun tak ada yang tahu. Orang-orang sana cuma bilang ada orang dari Indonesia yang membeli,” ujarnya. Sebelum laku Rp 179,2 miliar, tokek itu sempat ditawar seorang pembeli Rp 6,4 miliar, tetapi si pemilik belum menyetujuinya. Bahkan, Andi Makkuraga Hidayat, warga Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, bersedia membeli Rp 25 miliar per ons atau Rp 250 miliar per kilogram. Keinginan Andi ini sempat dikatakan kepada awak redaksi Tribun Kaltim, Rabu (5/5) sore, setelah membaca berita penemuan tokok di Tribun Kaltim. "Saya sengaja datang ke Tribun (Kaltim) untuk membeli tokek itu. Saya berani beli Rp 25 miliar per ons," tegas Andi. Jika dihitung, maka tokek itu berharga Rp 16 triliun, karena berat tokek 64 kilogram. Sudah tiga tahun, Andi mengaku sudah berbisnis tokek. Mulai dari Bandung, Surabaya, hingga Tuban sudah dijelajahinya untuk berburu tokek. Dan sejauh ini baru tokek seberat 5 kg berhasil ditemuinya di Bandung. Andi memercayai tokek mampu mengobati penyakit HIV/AIDS. Inilah yang membuat tokek banyak diburu oleh orang Indonesia maupun luar negeri. Selain Andi Makkuraga, peminat tokek tersebut juga berdatangan di kantor Tribun Kaltim. Di antaranya, Nanang dan Marimin yang mengaku salah satu agen pembeli tokek, bahkan siap membeli dengan harga yang diminta pemilik. "Saya sudah menelepon bos saya di Korea. Mereka siap membeli Rp 15 miliar, atau berapa pun harganya oke, asal tokek tersebut benar-benar ada," ujarnya.ntribunkaltim/kcm/rey
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved