Jawaban La Nyalla Saat Ditagih Gerindra Pamekasan Potong Leher karena Prabowo Menang di Madura

Soal Tantangan Potong Leher Jika Jokowi-Ma'ruf Kalah di Madura, La Nyalla: Itu Bahasa Komando

Jawaban La Nyalla Saat Ditagih Gerindra Pamekasan Potong Leher karena Prabowo Menang di Madura
istimewa
Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Jatim, La Nyalla Mahmud Mattalitti, mendukung penuh upaya menjadikan Pulau Madura sebagai provinsi tersendiri 

SURYA.co.id | Surabaya - Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jawa Timur, La Nyalla Mattalitti angkat bicara terkait komentar Bendahara DPC Partai Gerindra Cabang Pamekasan, Khairul Kalam yang menagih janji La Nyalla untuk memotong leher jika Capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf kalah di Madura.

Menurut La Nyalla, Khairul Kalam tidak mempunyai kepentingan untuk menagih janjinya karena janji potong leher tersebut ia lontarkan untuk kader-kader dan anggotanya.

FAKTA TERBARU Prabowo Menang atas Jokowi di Madina Picu Bupati Dahlan Hasan Nasution Mundur

Penampilan Terbaru Lina Mantan Istri Sule Saat Syuting Lagu Duta Sangkuriang, Ada Panggilan Baru

"Itu untuk intern kader saya yang di Madura, saya ngomong itu supaya memecut anggota saya agar bekerja keras untuk 01," kata La Nyalla kepada SURYA.co.id pada Sabtu (20/4/2019).

Ia menjelaskan tantangan potong leher tersebut merupakan bahasa dan cara berkomunikasi di kalangan kader dan anggotanya.

"Salah satunya adalah bahasa tantangan kepada meraka. Supaya mereka tahu kalau saya totalitas, tidak main-main," ucapnya.

Ketika La Nyalla sebagai pimpinan menunjukkan kesungguhannya harapannya para kader dan anggotanya juga akan mengikuti langkah tersebut.

"Kalau saya secara khusus menantang orang Madura buat apa? Saya punya kader dan anggota sendiri di Madura. saya juga punya keluarga di madura. Anak saya. Ketua Sapma Pemuda Pancasila Jatim itu juga berdarah Madura," lanjut Ketua Kadin Jatim ini.

VIDEO Kronologi Emak-emak Taruhan Honda CRV Prestige di Pilpres 2019, Foto Kuitansi Viral di Medsos

Gerindra: Sandiaga Uno Tak Akan Kembali ke Balai Kota, tapi ke Kantor Wapres

Luna Maya Pamer Pacar Baru Sampai Video Call Tengah Malam, Sosoknya Bikin Sang Sahabat Tertawa

Detik-detik Suami Tikam Selingkuhan Istrinya Usai Pergoki Sang Istri Tanpa Busana Bareng si Pria

La Nyalla menegaskan tantangan potong leher tersebut merupakan bahasa komando pihaknya  kepada kader dan anggotanya.

"Yang bukan kader anggota saya, ya tidak perlu ikut komentar," 

Menurut dia Khairul bukan kader, maka ia tidak mempunyai hak untuk menagih janji tersebut.

Halaman
123
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved