Berita Malang Raya

KPK Larang Pengusaha Asal Malang Iwan Kurniawan Pergi ke Luar Negeri, Ada Apa?

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melarang pengusaha asal Malang Iwan Kurniawan untuk bepergian ke luar negeri.

KPK Larang Pengusaha Asal Malang Iwan Kurniawan Pergi ke Luar Negeri, Ada Apa?
surya/mohammad romadoni
Ilustrasi, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 

SURYA.co.id | MALANG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melarang Iwan Kurniawan untuk bepergian ke luar negeri.

Iwan Kurniawan smerupakan pengusaha yang berasal dari Malang Raya dan pemilik PT Anugrah Cipta Abadi.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, larangan ini terkait dalam penyidikan dugaan penerimaan gratifikasi dengan tersangka Bupati Malang non-aktif, Rendra Kresna.

"KPK telah mengirimkan surat ke Imigrasi tentang larangan bepergian ke luar negeri atas nama Iwan Kurniawan, wiraswasta, Pemilik PT. Anugrah Citra Abadi," ucap Febri melalui pesan singkat, Selasa (9/4/2019).

Pencegahan ke luar negeri ini dilakukan selama 6 bulan sejak 18 Oktober 2018 sampai dengan 18 April 2019.

Kata Febri, Iwan dilarang bepergian ke luar negeri karena dibutuhkan dalam proses penyidikan ataupun dalam proses persidangan terkait penanganan perkara oleh KPK.

"Yang bersangkutan dicegah ke luar negeri sebagai saksi. Karena ada pengembangan dari kasus sebelumnya yang ditangani KPK," imbuhnya.

Rencananya, Rabu (10/4/2019) siang, KPK juga akan memanggil beberapa saksi terkait dengan pemeriksaan kasus dugaan tindak pidana korupsi APBD-P 2015.

Yang akan dipanggil ialah Oemy Sugiati yang merupakan istri dari M Arief Wicaksono, mantan ketua DPRD Kota Malang 2014-2019.

"Rabu, tim penyidik akan memanggil kembali beberapa saksi," singkat Febri.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejak Selasa (9/4/2019), KPK telah memanggil 8 orang saksi terkait kasus dana APBD-P 2015.

Di antaranya ialah Wali Kota Malang Sutiaji, Sekretaris Daerah Kota Malang Wasto, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Malang, Totok Kasiyanto, Sekretaris BPBD Kota Malang, Tri Oky Rudianto Prastijo.

Selain itu, juga ada Kepala Bidang (Kabid) Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan (PUPPB) Kota Malang, Tedy Sujadi Sumarna, Kasubbag Perencanaan dan Keuangan DPUPPB Kota Malang, Retno Anggiri Purwandani.

Serta ada dua anggota DPRD Kota Malang, Tutuk Hariyani dari PDI-P dan Subur Triono dari PAN. (Rifky Edgar)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved