Berita Tulungagung

Begini Cara Napi di Lapas Tulungagung Bisa Kabur

Heri kabur dengan memanjat pagar yang menghubungkan antara bangunan Lapas bagian dalam dengan ruang isolasi tahanan.

Begini Cara Napi di Lapas Tulungagung Bisa Kabur
surya/david yohanes
Pagar yang dilengkapi kawat berduri, yang diduga menjadi jalan Heri Siswanto kabur dari Lapas Kelas IIB Tulungagung. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Seorang narapidana di Lapas Kelas IIB Tulungagung, Heri Siswanto melarikan diri kemarin, Senin (11/3/2019) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat ini pihak Lapas Kelas IIB Tulungagung masih melacak keberadaan warga Jalan Gatot Subroto, Dusun/Desa Klepek RT 13 RW 4, Kecamatan Kunjung, Kabupaten Kediri ini.

Petugas Lapas juga memastikan bagaimana cara Heri kabur. Dugaan sementara, Heri kabur dengan memanjat pagar yang menghubungkan antara bangunan Lapas bagian dalam dengan ruang isolasi tahanan.

Ruang isolasi ini berada di deretan depan paling utara, satu deret dengan kantor Lapas. Diduga Heri memanjat pagar ini dan melewati kawat berduri yang ada di atas pagar.

"Ini masih dugaan. Kemungkinan dia melewati kawat berduri yang ada di atas pagar itu, kemudian meloncat ke atas atap," terang Kasi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik dan Giatja) Lapas Tulungagung, Dedi Nugroho, Selasa (12/3/2019).

Napi Lapas Tulungagung Kabur, Pihak Lapas Bentuk Tim Pemburu

Pagar ini mudah dipanjat, karena ada bagian besi melintang yang menghubungkan jeruji pagar yang bisa dipakai untuk pijakan.

Tinggi pagar ini memang sejajar dengan atap ruang isolasi, sehingga dengan mudah bisa naik dari pagar ke atap.

Atap ini kemudian berbatasan langsung dengan pagar tembok Lapas bagian depan.

"Kemungkinan dia bisa mencapai tembok depan Lapas, kemudian melompat ke luar," sambung Dedi.

Heri menjalani hukuman selama dua tahun delapan bulan, setelah divonis dalam tiga kasus pencurian.

Dia sudah menjalani masa hukuman selama 16 bulan.

Jika kembali tertangkap, Heri akan menjalani sisa hukumannya di ruang isolasi dan tidak berhak atas resmisi.

Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved