Berita Entertainment

20 WNA Praktik Pijat Ilegal Ditangkap di Palembang, Raup Untung Rp 1 M Per Hari, Pelanggannya Artis

Sekitar 20 WNA Praktik Pijat Ilegal di Palembang. Mereka meraup untung hingga Rp 1 M per hari. Pelanggannya dari kalangan artis hingga polisi.

20 WNA Praktik Pijat Ilegal Ditangkap di Palembang, Raup Untung Rp 1 M Per Hari, Pelanggannya Artis
Kompas.com/Aji YK Putra
20 WNA Praktik Pijat Ilegal Tertangkap di Palembang, Raup Untung 1 M Per Hari, Pelanggannya Artis hingga Polisi, Sabtu (12/1/2019). 

SURYA.co.id - Kantor Kemenkum HAM Sumatera Selatan menangkap sebanyak 20 WNA pratik pijat ilegal berupa pijat tradisional di sebuah hotel bintang empat di Palembang.

Dari 20 WNA pratik pijat ilegal tersebut kini berstatus tersangka. Di antaranya,16 orang merupakan warga asal Malaysia dan dua dari China serta satu berasal dari Hongkong dan satu dari Belgia.

Para WNA itu ditangkap lantaran menggunakan visa berkunjung untuk membuka praktik pijat ilegal.

"Mereka hanya menggunakan visa kunjungan datang ke Palembang. Namun ternyata membuka praktik pijat tanpa izin," kata Kepala Kantor Kemenkum HAM Sumsel Sudirman D Hurry, dikutip dari artikel Kompas.com yang berjudul 'Kronologi Tertangkapnya 20 WNA Terapis Pijat di Palembang, Untung Rp 1 Miliar Per Hari'.

Hotman Paris Protes Identitas Artis Prostitusi Dibeber Polda Jatim, Itu Fair Gak Pada Wanita?

Pekerjaan Maulia Lestari Sebelum Jadi Finalis Puteri Indonesia 2016 dan Saksi Prostitusi Artis

Biodata Maulia Lestari, Mantan Finalis Puteri Indonesia yang Ikut Jadi Saksi Kasus Prostitusi Artis

Para tersangka mengaku, pelanggan mereka berasal dari berbagai kalangan, baik dari artis hingga polisi.

Selain itu, petugas meminta masyarakat yang pernah dirugikan terkait praktik para pelaku, harap segera melapor.

Berikut ini fakta lengkap dari penangkapan 20 WNA di Palembang:

1. Warga yang pernah dirugikan harap melapor

Kemenkum HAM Sumatera Selatan tangkap 20 WNA yang jalankan parktik pijat ilegal.
Kemenkum HAM Sumatera Selatan tangkap 20 WNA yang jalankan parktik pijat ilegal. (Kompas.com/Aji YK Putra)

Kepala Kantor Kanwil Kemenkumham Sumatera Selatan Sudirman D Hurry, menjelaskan, sejauh ini petugas telah meminta keterangan dari pihak hotel yang menjadi tempat praktik pijat ilegal oleh Chirs Leong warga asal Malaysia bersama 19 rekannya tersebut.

Menurut Sudirman, para pelaku mereka menyewa ballroom hotel yang berada di kawasan R Soekamto Palembang.

Halaman
1234
Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved