Erick Thohir Menanggapi Obor Rakyat Terbit Lagi : Hoaks Itu Stoplah. Polri Serahkan ke Dewan Pers

Pemimpin Redaksi Obor Rakyat Setiyardi Budiono berencana menerbitkan kembali tabloid Obor Rakyat dalam waktu dekat.

Erick Thohir Menanggapi Obor Rakyat Terbit Lagi : Hoaks Itu Stoplah. Polri Serahkan ke Dewan Pers
KOMPAS.com/Ahmad Winarno
Sehari sebelum pemungutan suara, Warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendapat kiriman tabloid Obor Rakyat, Selasa (8/7/2014). Erick Thohir Menanggapi Obor Rakyat Terbit Lagi : Hoaks Itu Stoplah. Polri Serahkan ke Dewan Pers 

SURYA.co.id | JAKARTA - Pemimpin Redaksi Obor Rakyat Setiyardi Budiono berencana menerbitkan kembali tabloid Obor Rakyat dalam waktu dekat.

"Insya Allah Obor Rakyat akan kembali terbit dalam waktu dekat, saat ini saya bersama dengan rekan saya sedang menyiapkan terbit kembali Obor Rakyat," kata Setiyardi Budiono dikutip dari video yang tayang di situs web Kompas TV.

Rencana Setiyardi Budiono pun menuai tanggapan di kalangan pejabat negara dan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin.

Kondisi Terkini Titi Wati Wanita Penderita Obesitas 250 Kg Usai Dievakuasi, Merasa Lebih Lega

Diperiksa Polisi Sebagai Saksi Prostitusi Artis, Avriellia Shaqqila : Pemeriksaannya Biasa Aja

Salah satu tanggapan datang dari Ketua TKN Jokowi-Maruf Amin, Erick Thohir. Erick Thohir menanggapi Obor Rakyat, meminta semua pihak berhenti menyebarkan hoaks untuk meraup suara di Pilpres 2019.

"Hoaks itu stoplah," kata Erick Thohir saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Ia mengingatkan para penyebar hoaks agar berhenti sebab saat ini sudah banyak yang tertangkap terkait sejumlah kasus.

Erick pun mencontohkan para penyebar hoaks surat suara yang tercoblos yang kini sudah ditangkap polisi.

Kondisi Terkini Ustadz Arifin Ilham Pasca Pindah Berobat di Malaysia yang Dikabarkan Alvin Faiz

Bahar bin Smith Hendak Melarikan Diri, Begini Kronologi Lengkapnya versi Polda Jabar

Erick menambahkan, pihaknya juga tak akan tinggal diam bila muncul lagi hoaks yang memfitnah Jokowi-Maruf Amin.

Erick mengatakan TKN akan meluruskan fitnah tersebut dan memprosesnya secara hukum.

"Kami bukan ingin ofensif menghalalkan segala cara. Tetapi kami dalam arti, dalam menyampaikan ini sesuai fakta dan data. Ofensif dalam arti menyampaikan bahwa ini lho tidak benar," ujar Erick Thohir.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved