Kesehatan

Karang Gigi Picu Bau Mulut Tak Sedap dan Gusi Bengkak, Ini Saran Dr Remita Adya Prasetyo drg Sp PM

Selain memicu bau mulut, ternyata karang gigi juga memiliki dampak buruk lainnya.

Karang Gigi Picu Bau Mulut Tak Sedap dan Gusi Bengkak, Ini Saran Dr Remita Adya Prasetyo drg Sp PM
pixabay
Ilustrasi. Karang Gigi Picu Bau Mulut Tak Sedap dan Gusi Bengkak, Ini Saran Dr Remita Adya Prasetyo drg Sp PM 

SURYA.co.id | SURABAYA - Selain memicu bau mulut, ternyata Karang gigi juga memiliki dampak buruk lainnya.

Dokter spesialis penyakit mulut Instalasi Gigi & Mulut RSUD dr Soetomo, Dr Remita Adya Prasetyo drg Sp PM, menuturkan Karang gigi juga bisa menyebabkan gusi bengkak dan gigi goyang.

"Gusi berdarah jadi tanda adanya Karang gigi, sehingga Karang gigi tersebut harus dibersihkan," tutur Dr Remita Adya Prasetyo drg Sp PM.

"Jika Karang giginya tidak dibersihkan, gusinya bisa bengkak," lanjut Dr Remita Adya Prasetyo drg Sp PM.

"Makan dan melakukan aktivitas jadi tidak enak," tutur Dr Remita Adya Prasetyo drg Sp PM.

Selain gusi bengkak, Remita Adya Prasetyo, karang gigi juga bisa sebabkan gigi goyang.

Hal tersebut dapat terjadi ketika Karang gigi yang menempel pada gigi sudah tebal. 

"Giginya kan 'dipegang' Karang gigi. Kalau Karang giginya dibersihkan, giginya bisa goyang," tutur Dr Remita Adya Prasetyo drg Sp PM.

Oleh karena itu, Dr Remita Adya Prasetyo drg Sp PM menganjurkan membersihkan karang gigi dan memeriksa kesehatan gigi secara teratur ke dokter gigi minimal enam bulan sekali. (Christine Ayu Nurchayanti)

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved