Berita Jombang

Selidiki Kebakaran di Universitas Darul Ulum Jombang, Tim Labfor Polda Jatim : Hasilnya Sepekan Lagi

Tim Labfor Polda Jatim selesai melakukan identifikasi dan mengambil materi atau sampel dari puing kebakaran Universitas Darul Ulum Jombang

Penulis: Sutono | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID/SUTONO
Kebakaran di Gedung Advance Lecturing Universitas Darul Ulum Jombang, Senin (3/12/2018). 

SURYA.co.id | JOMBANG - Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim akhirnya selesai melakukan identifikasi dan mengambil materi atau sampel dari puing kebakaran gedung Advance Lecturing Universitas Darul Ulum Jombang, Selasa (4/12/2018).

Sampel atau materi yang diambil tersebut meliputi potongan kabel listrik, abu arang, dan trafo listrik.

Bahan-bahan tersebut selanjutnya dibawa ke Surabaya untuk diuji dan diteliti di laboratorium.

"Sekitar sepekan lagi baru bisa diketahui hasilnya," kata Kompol Drs Joko Siswanto, ketua tim yang juga Kasubdit Siskom Labfor Cabang Surabaya.

Ketiga sampel tadi diambil dari salah satu ruang di lantai dua dan tiga gedung Advance Lecturing Undar yang diduga merupakan asal api.

Namun secara rinci Kompol Djoko Siswanto enggan menduga-duga penyebab kebakaran yang menghanguskan lantai dua dan tiga gedung yang dipakai Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik tersebut.

Begitu pula ketika disinggung apakah ada kemungkinan kebakaran tersebut dilakukan dengan sengaja oleh oknum tertentu.

"Saya tidak berani berspekulasi," kilah Djoko Siswanto.

Sementara itu Kasatrekrim Polres Jombang AKP Gatot Setyo Budi mengungkapkan, pihaknya masih terus mendalami kebakaran gedung tersebut.

"Kami terus kumpulkan keterangan dari para saksi di lapangan dan kumpulkan alat bukti. Kami masih mendalami," kata Gatot, saat mendampingi Tim Labfor Polda.

Diberitakan, kebakaran gedung Advance Undar terjadi Senin (3/12/2018) malam sekitar 18.30 WIB.

Api berkobar di lantai dua dan tiga gedung berlantai tiga.

Lantai pertama merupakan ruangan kantor rektorat dan Yayasan.

Sedangkan lantai dua dan tiga merupakan ruang perkuliahan untuk mahasiswa FKIP dan Fisipol. Bahkan kantor dekan FKIP juga ada di lantai dua.

Selain menghanguskan gedung, api juga membakar dokumen akademik dan sejumlah komputer di ruang tersebut.

Api baru berhasil dipadamkan Senin (3/12/2018) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved