Lapor Cak

Sudah Ada Tanda 'Dilarang Pacaran' Tapi Masih Banyak Muda-mudi Pacaran di Taman

Pasangan ABG ini duduk rapat-rapat tepat di depan papan larangan berpacaran. Pengunjung yang datang bersama anak-anaknya, merasa tak nyaman

Sudah Ada Tanda 'Dilarang Pacaran' Tapi Masih Banyak Muda-mudi Pacaran di Taman
surabaya.tribunnews.com/nuraini faiq
Sepasang ABG berpacaran di taman Jayengrono, Surabaya, tepat di depan papan larangan berpacaran. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Di sejumlah taman di kota Surabaya, telah dipasang papan larangan bertuliskan 'Dilarang Pacaran'. 

Namun, meski sudah ada rambu dilarang pacaran, masih ada saja muda-mudi yang mengabaikannya. 

Setidaknya hal itu tampak di taman Jayengrono yang berlokasi di Jl Rajawali, Surabaya. Meski sudah ada papan bertuliskan dilarang pacaran, masih tampak pasangan muda-mudi yang gerak-geriknya sangat kentara memperlihatkan bahwa mereka sedang pacaran. 

Bagi pengunjung yang datang bersama anak-anaknya, pemandangan ini dirasa tak nyaman. 

Saat Surya memantau ke sana, seorang pengunjung perempuan bersama anak balitanya memilih menjauh dari tempat duduk sisi banyak pohon. Sebab di titik ini sepasang ABG berpacaran dengan perilaku yang kurang enak dipandang.

Pasangan ABG ini duduk rapat-rapat tepat di depan papan larangan berpacaran. 

"Ini anak saya jauhkan dari pandangan anak pacaran itu. Seharusnya petugas Satpol PP yang menjaga taman keliling setiap saat biar tidak ada pasangan pacaran," kata Nurhayati, salah satu pengunjung Taman Jayengrono.

Kuburan Misterius Berisi Mayat Bayi Ditemukan di Belakang Rumah Warga Kediri

Mantan ASN Sidoarjo Buka Jasa Pemalsuan KTP, Buku Nikah, Kartu Keluarga, Hingga Sertifikat Tanah

Pencuri Dompet di Lamongan Keok, Korbannya yang Seorang Wanita Mengejarnya sambil Teriak Maling

Menurut ibu bersama anaknya itu, perilaku pacaran pasangan ABG itu sudah keterlaluan. Tangan keduanya terus bergenggaman. Mereka juga saling merangkul. Banyak pengunjung lain juga melihat tak nyaman perilaku pasangan itu.

"Saya risih melihat pemandangan pacaran sampai rangkulan begitu. Biar Satpol PP yang menegur dan mengingatkan. Bukan kami," kata pengunjung yang lain.

Meski ada belasan pengunjung sore itu di Taman Jayengrono, namun mereka enggan menegur. Namun pengunjung ini lebih memilih menjauh dari lokasi pacaran pasangan muda tersebut.

Pengakuan warga sekitar yang berjualan di dekat rumah mereka melihat pasangan itu sudah berjam-jam ada di Taman Jayengrono. Namun Petugas Satpol tidak segera mengingatkan perikaku pasangan muda itu.

Surya yang melintas persis di depan pasangan ini juga tak membuat mereka beranjak. Bahkan perilaku pacaran mereka sudah begitu mengganggu pengunjung taman yang lain.

Anehnya, pengunjung itu juga enggan melaporkan ke Satpol PP. Padahal persis di pojok taman sisi depan ada pos Satpol PP dan Linmas. Mereka merasa bahwa menegur dan melarang aktivitas pacaran itu tugas Satpol PP dan Linmas.

"Sebaiknya Satpol PP keliling dan menegur jika ada pengunjung yang pacaran. Apalagi sudah ada rambu larangan pacaran di taman," kata Nurhayati kembali.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved