Berita Surabaya

Begini Nasib Bayi Berusia 13 Hari yang Dijual Lewat Instagram Seharga Rp 3,8 juta di Surabaya

Begini nasib bayi berusia 13 hari yang dijual lewat Instagram seharga Rp 3,8 juta di Surabaya

Begini Nasib Bayi Berusia 13 Hari yang Dijual Lewat Instagram Seharga Rp 3,8 juta di Surabaya
pixabay
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bayi laki-laki berusia 13 hari yang menjadi korban perdagangan lewat Instagram kini masih dalam pengawasan Polrestabes Surabaya.

Terkait perawatan bayi, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan bayi tersebut dalam perawatan di yayasan sebab usia bayi masih berumur dua minggu.

"Bayi kami amankan dan kami rawat di sebuah yayasan mengingat umurnya baru seminggu, kami tidak punya kemampuan itu jadi kami titipkan," kata Kombes Pol Rudi Setiawan, Senin (15/10/2018).

Bayi tersebut baru berusia tiga hari saat dijual ibu kandungnya di Bandung seharga Rp 3,8 juta melalui akun Instagram @konsultasihatiprivate.

Setelah menangkap admin Instagram, Alton Phinandita, polisi membekuk si pembeli bayi bernama Mafazza (24) asal Karah Jambangan Surabaya.

Tersangka Mafazza mengaku menginginkan bayi dan melakukan kesepakatan dengan Alton Phinandita untuk mengadopsi bayi seharga Rp 3,8 juta.

Setelah kesepakatan tersebut, tersangka Alton menjemput bayi tersebut dari Bandung dan membawanya ke Semarang.

Saat berada di Semarang, tersangka Alton menyerahkan bayi tersebut kepada tersangka Mafazza.

Mereka kemudian kembali ke Surabaya membawa bayi berumur tiga hari tersebut.

Kasus tersebut dibongkar Polrestabes Surabaya setelah tim cyber Polrestabes Surabaya mengendus perdagangan bayi melalui Instagram.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran mengatakan nantinya penyerahan bayi tersebut kepada yang berhak mengasuh.

"Nanti menunggu yang berhak. Kalau masyarakat tidak mampu semua ya negara, Dinas Sosial," kata Sudamiran.

Sementara dalam kasus yang sama, bayi korban perdagangan pertama yang dilakukan tersangka Alton Phinandita dan tiga tersangka lainnya sudah diserahkan ke keluarga ibu bayi.

Bayi berinisial AZ ini dirawat keluarga dan masih dalam pengawasan BP5A (Dinas Pengendalian Penduduk Pberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Kota Surabaya. (tribun jatim/nurika anisa)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved