Berita Sumenep

Rumah Rusak di Sumenep Jadi 500 Unit, HCML Kirim Bantuan Korban Gempa di Pulau Sepudi

data terakhir BPBD Sumenep ada sebanyak 500 rumah yang hancur di Pulau Sepudi akibat gempa Situbondo.

Rumah Rusak di Sumenep Jadi 500 Unit, HCML Kirim Bantuan Korban Gempa di Pulau Sepudi
surya/moh rivai
distribusi bantuan dari BPBD Sumenep ke korban gempa di Pulau Sepudi Sumenep dan obat-obatan dari HCML 

SURYA.co.id | SUMENEP - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep menyatakan jumlah rumah warga di Pulau Sepudi yang rusak akibat goncangan magnitude 6,4 Situbondo, hari Kamis lalu, terus bertambah. Kalau sebelumnya hanya dilaporkan ada puluhan rumah yang rusak, ternyata data terakhir tercatat ada sebanyak 500 rumah yang hancur akibat gempa tersebut.

“Total rumah yang rusak akibat gempa hingga hari ini Jumat (12/10/2018) sebanyak 500 rumah,” kata Kepala BPBD Sumenep, Rahman Riady, kepada Surya, Jumat (12/10/2018).

Dijelaskan, rumah warga yang rusak tersebut tersebar di empat kecamatan. Dua di kecamatan kepulauan dan dua lagi di kecamatan daratan. Yang terparah berada di Kecamatan Nonggunung dan Gayam, Pulau Sepudi.

Untuk di dua kecamatan tersebut tercatat 498 rumah rumah rusak, baik yang rusak parah, sedang atau ringan.

Sedang dua rumah lagi terdapat di daratan Sumenep yaitu satu di Kecamatan Bluto dan satu di Kecamatan Kalianget.

“Korban meninggal dunia tetap tiga orang dan yang luka-luka, baik luka berat dan ringan mencapai 46 orang,” sambung Rahman.

Ditanya soal bantuan dari Pemkab Sumenep melalui BPBD sejak hari pertama kejadian sudah disalurkan ke Pulau Sepudi.

Mulai dari bahan-bahan pokok seperti sembako pun sudah disalurkan ke para korban gempa.

Termasuk juga didirikannya tempat singgah sementara bagi warga korban gempa yang rumahnya tidak bisa digunakan lagi atau tempat evakuasi bagi masyarakat setempat.

“Sedangkan untuk obat-obatan saat ini sudah ditangangi langsung Dinas Kesehatan melalui Puskesmas setempat,” pungkas mantan Sekretaris Bappeda ini.

Halaman
12
Penulis: Moh Rivai
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved