Persib Bandung

Persib Bandung Tak Mau Tanding Sebelum Ada Putusan Banding Atas Sanksi Berat dari PSSI

Manajemen Persib Bandung belum menentukan stadion mana yang bakal dipakai menjamu Madura United.

Persib Bandung Tak Mau Tanding Sebelum Ada Putusan Banding Atas Sanksi Berat dari PSSI
TribunJabar.id
Para pemain Persib Bandung tertawa lepas saat mengikuti permainan dalam sesi latihan di Stadion Sport Jabar Arcamanaik, Bandung, Sabtu (22/9/2018) 

SURYA.co.id |PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai opertor Liga 1 2018 sudah mengumumkan jadwal baru, termasuk jadwal Persib Bandung. Maung Bandung dijadwalkan menjamu Madura United, Selasa (9/10/2018).

Atas jadwal tersebut, manajemen Persib Bandung belum menentukan stadion mana yang bakal dipakai menjamu Madura United. Lantaran Persib harus tampil home di luar Pulau Jawa sesuai dengan keputusan Komdis PSSI hingga kompetisi Liga 2018 selesai.

Manajemen Persib bandung masih fokus melayangkan surat banding ke PSSI atas sanksi berat yang diterima tim Maung Bandung atas tewasnya suporter Persingga, Harlingga Sirla.

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengatakan pihaknya baru bisa mengumumkan stadion mana bila banding itu diterima PSSI.

“Belum ada keputusan kami mau main di mana, kami kan lagi banding. Sebelum ada putusan banding harusnya jangan dulu main,” sebut Umuh dikutip Surya.co.id dari Tribun Jabar.

“Tunggu sampai ada keputusan yang benar. Jangan macam-macam ya ini aneh, semua bilang ini gila, banyak keganjilan," tegas Umah.

Persib Bandung, lanjut Umuh, tidak akan pasrah menerima semua sanksi yang diberikan Komdis PSSI.

Umuh menilai, banyak putusan sanksi dari Komdis PSSI yang dinilai janggal dan sangat merugikan Persib Bandung

"Sangat dirugikan, bukan Persib saja tapi orang Jawa Barat, bobotoh sangat dirugikan. Sudah masuk (surat banding), hari ini paling telat harus sudah masuk," terang Umuh.

Persib Badndung masih berusaha keras untuk melakukan banding atas sanksi-sanksi yang diberikan dari Komdis) PSSI.

Salah satu sanksi yang diberikan kepada Persib adalah menggelar pertandingan di luar Pulau Jawa sampai kompetisi Liga 1 2018 selesai.

Selain itu, juara Liga Super Indonesia musim 2014 itu juga tidak bisa disaksikan suporternya selama menjalani hukuman tersebut sampai pertengahan musim kompetisi Liga 1 2019 yang digelar di Bandung.

Editor: Fatkhul Alami
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved